Hasanuddin-Lina Tak Pernah Cekcok

Suami Gorok Istri

Hasanuddin-Lina Tak Pernah Cekcok

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2005 15:28 WIB
Jakarta - Kebrutalan Hasanuddin (42) membunuh istrinya sendiri, Lina Marlina alias Leni Nurlela (30) dengan cara menggoroknya menyisakan misteri. Pasangan beranak dua itu tak pernah cekcok sebelumnya. Suami istri itu juga tidak mempunyai utang kepada tetangganya. Jadi apa penyebab tragedi mengerikan itu?Tetangga Hasanuddin, Novi, mengaku mengenal pasangan suami istri itu sebagai keluarga yang harmonis. Mereka juga ramah dan bersahabat dengan tetangga. Novi tak menyangka Hasanuddin bisa berbuat sebrutal itu."Sebelum kejadian tak ada cekcok. Mereka terlihat sebagai keluarga harmonis. Sungguh tak menyangka akan seperti itu," kata Novi saat ditemui detikcom di rumahnya, sebelah rumah Hasanudin, Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (25/10/2005).Tetangga lainnya, Heri, juga kaget dengan pembunuhan itu. Heri tak percaya Hasanuddin menggorok istrinya karena stres menghadapi kesulitan hidup. Bagi Heri, meski mengontrak, keluarga pasangan itu tak terlihat dililit kesulitan ekonomi. Apalagi mereka juga tak pernah pinjam uang ke tetangga. "Mereka punya alat elektronik yang lengkap, TV, VCD, kulkas, PS, dam tempat tidur yang bagus. Mereka nggak punya utang di tetangga," kata Heri.Hasanuddin selama ini bekerja sebagai pedagang kaki lima yang berjualan pakaian dalam di Pasar Jatinegera. Sementara istrinya, Lina Marlina, menerima jahitan pakaian pria dan wanita. Kadang Lina juga bermain sinetron sebagai figuran. Pasangan itu mengontrak rumah pada Busro (60) dengan bayaran Rp 4,5 juta per tahun. Mereka telah tinggal di rumah berukuran 9 kali 6 meter itu selama setahun. Anak MenjeritPembunuhan mengerikan itu terungkap akibat jeritan kedua anak korban. Ceritanya, saat itu, pukul 19.30 WIB, Senin (24/10/2005), kedua anak korban, Fiska (12) dan Rafif (5) bersama sepupunya Putra (17) pulang ke rumah.Mereka berkali-kali mengetuk pintu, tapi tetap tak ada jawaban. Sementara dari dalam rumah terdengan suara handphone berbunyi tapi tidak ada yang mengangkatnya. Bingung dan putus asa mengetuk rumah, Putra lantas meminjam sapu ke tetangga untuk membuka selot pintu yang terkunci dari dalam. Setelah pintu terbuka mereka masuk ke dalam. Tak lama kemudian terdengar jeritan dari Fiska. Putra langsung lari ke luar rumah dan menuju rumah neneknya yang berada dalam komplek yang sama.Mendengar jeritan itu, Novi, tetangga korban pun masuk ke rumah Hasanuddin untuk mencari tahu apa yang terjadi. Di rumah itu, Novi melihat Hasanudin dan Lina telah berlumuran darah. Lina dalam posisi telentang dengan kepala membujur ke arah timur. Dari leher Lina keluar darah. Perut dan pinggang Lina ada luka tusukan kecil. Sebuah pisau dapur bergerigi berada tepat di samping kanan ibu dua anak itu. Sementara Hasanuddin yang berada di samping istrinya mengeluarkan darah dari pergelangan tangan kirinya. Sebuah luka juga terlihat di lambung. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads