Batalkan Kenaikan Tunjangan DPR dengan Mosi Tak Percaya!

Batalkan Kenaikan Tunjangan DPR dengan Mosi Tak Percaya!

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2005 13:40 WIB
Jakarta - Muak dengan kenaikan tunjangan DPR? Galanglah mosi tak percaya kepada DPR. Cara lainnya? Datangi DPR, lakukan demo besar-besaran agar kenaikan tunjangan dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sama-sama dibatalkan.Demikian saran dari Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, dalam perbincangan dengan detikcom melalui telepon, Selasa (25/10/2005).Sebastian pesimistis kenaikan tunjangan anggota DPR akan ditinjau ulang jika hanya berharap pada DPR dan pemerintah. Celah untuk meninjau ulang kenaikan tunjangan sebesar Rp 10 juta per bulan itu sangat tipis. Celah itu tertutup setelah sidang paripurna DPR tidak membatalkan tunjangan DPR."Presiden kan menyatakan kami menunggu DPR saja. Kalo DPR bilang batalkan, bisa saja presiden membatalkan tunjangan itu. Tapi realitas paripurna DPR kan tak ada suara penolakan," kata Sebastian.Berpijak pada sikap DPR tersebut, menurut Sebastian, warga tidak bisa lagi mengharapkan suara kritis akan muncul dari Senayan. Masyarakat sebaiknya berjuang sendiri dengan menggalang mosi tak percaya kepada DPR."Masyarakat sebagai konstituen bisa melakukan langkah kongkret. Diinisiatifi kelompok masyarakat bisa melakukan mosi tak percaya pada wakilnya. Kita harapkan mosi tak percaya ini mengkristal dilakukan di setiap wilayah sehingga akan menjadi gerakan," jelas Koordinator Formappi itu.Mosi tak percaya itu memang tidak akan memberikan hasil dalam waktu dekat. Tapi mosi itu perlu dilakukan agar menjadi peringatan bagi anggota DPR bahwa mereka akan kehilangan konstituennya jika tidak segera mengubah sikap."Memang tidak bisa sekali jadi. Tapi setidaknya dengan mosi tak percaya muncul ke publik, ini menjadi peringatan dini kepada wakil rakyat. Karena semakin anggota DPR dimunculkan ke publik dengan komitmen yang rendah akan menjadi black list bagi masyarakat pada pemilu mendatang," jelas Sebastian.Selain mosi tak percaya, warga bisa beramai-ramai mendatangi gedung DPR untuk meminta pembatalan kenaikan tunjangan DPR. "Duduki DPR kembali, lalu mendesak mereka membatalkan kenaikan tunjangan DPR dan kenaikan harga BBM," usulnya.Sebastian memprediksi gerakan memprotes DPR akan makin membesar setelah Lebaran. Pasalnya pada saat itu beban ekonomi rakyat makin mengkristal. Masyarakat saat ini terlalu disibukkan dengan persiapan Lebaran dan mudik. Tapi begitu acara itu selesai, masyarakat akan dihadapkan pada realitas yang menyakitkan."Setelah Lebaran akan banyak buruh yang dirumahkan, bahkan di-PHK. Dengan beban ekonomi yang makin mencekik, mereka dipaksa untuk berbuat sesuatu. Saya harapkan ekspresi kemarahan itu tak disalurkan secara liar," harap Sebastian. (iy/)


Berita Terkait