Jalan Bandung-Ciamis Buruk!

Jalur Selatan

Jalan Bandung-Ciamis Buruk!

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2005 13:29 WIB
Bandung - Para pemudik yang akan menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun DIY melalui jalur selatan, sebaiknya berhati-hati. Sebab, jalan di jalur Bandung-Ciamis buruk. Banyak lubang dan bergelombang. Demikian pantauan detikcom, Senin (24/10/2005). Memang, saat ini sedang ada proyek perbaikan di ruas jalan itu yang diperkirakan akan selesai pada H-5. Namun, tidak semua ruas jalan yang diperbaiki. Karena itu, diprediksi jalan Bandung-Ciamis akan masih banyak yang berlubang dan bergelombang. Jalan buruk akan ditemui setelah keluar tol Cileunyi, Bandung. Jalan dari Cileunyi menuju Cicalengka tampak bergelombang. Bahkan, sebagian aspal malah retak. Jalan juga sedikit berpasir dan agak licin. Lebih baik Anda berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraan saat melewati jalan tersebut. Kondisi jalan di Jl Raya Cicalengka memang rusak cukup parah. Namun, jalan ini sedang diperbaiki. Perbaikan jalan utama dari Bandung menuju Tasikmalaya atau Garut ini hanya sepanjang 2 km menuju ke arah Nagrek.Saking buruknya, Senin (24/10/2005), jalan ini tidak bisa dilalui kendaraan dua arah. Kendaraan dari arah Bandung menuju Garut tetap bisa menggunakan jalan ini. Sedangkan kendaraan yang mengarah dari Garut menuju Bandung dialihkan ke arah jalan alternatif melalui Pasar Cicalengka. Selain perbaikan, jalan tersebut juga diperlebar selebar 5 meter dari kiri dan kanan jalan. Tebing tanah juga di perlebar hingga jauh dari titik badan jalan. Hingga saat ini, pelebaran jalan ini baru selesai 70 persen. "Tinggal pengaspalan saja. Tapi tergantung dari kondisi cuaca. Kalau hujan, kurang baik untuk aspalnya," ungkap Herman, salah seorang petugas yang ditemui detikcom, Senin (24/10/2005) di Cicalengka. Menurut dia, proyek pelebaran jalan ini dimulai sejak pertengahan Juli 2005. Direncanakan pelebaran ini selesai sebelum H-5 Hari Raya Idul Fitri. Dinas Bina Marga Pemprov Jabar juga menetapkan wilayah ini sebagai salah satu titik rawan bencana longsor. Boleh jadi, bila perbaikan dan pelebaran di Jl. Raya Cicalengka ini selesai, para pemudik akan bisa mengemudikan mobil dengan mulus. Tapi, setelah sesampai Nagrek, Anda perlu berhati-hati lagi. Di pertigaan Bandung-Garut-Tasikmalaya itu, biasanya menjadi langganan macet. Hingga saat ini, kondisi jalan itu masih buruk, bergelombang dan licin. Padahal tanjakan Nagrek Garut ini termasuk curam dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Lampu penerang juga tidak terlihat di sepanjang tanjakan Jalan Nagrek. Jalur ini cukup padat dengan truk dan bus yang merayap pelan. Selepas Nagrek, jalur menuju Ciamis akan dipenuhi dengan jalan yang naik turun. Sebagian besar, kondisi aspal di jalan ini masih cukup baik. Namun, jalan dalam kondisi bergelombang. Jalan berlubang juga ada, meski sangat jarang. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads