Rakor dengan tema 'Sinkronisasi Peran dan Tugas Kanwil Kemhan di Daerah dengan Pemda dalam Rangka Mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh' dibuka oleh Sekjen Kemhan Agus Setiadji. Agus mengatakan sinergi antara kantor wilayah Kemhan dan pemerintah daerah penting dilakukan untuk menciptakan pertahanan di daerah.
"Keberadaan institusi yang berada di daerah memiliki, tugas, fungsi, dan peran masing-masing. Ada aspek pertahanan negara yang perlu disinergikan sumber daya nasional yang dimiliki dan sehingga mampu berperan dan memberikan kontribusi positif terhadap kepentingan pertahanan negara," ujar Agus saat membuka rakor di Gedung Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengatakan menjaga pertahanan negara bukan hanya tugas TNI. Seluruh elemen masyarakat juga berperan serta dan bertanggung jawab terhadap pertahanan negara.
"Perlunya menyamakan persepsi bahwa penyelenggaraan pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa tidak hanya tanggung jawab TNI," ujarnya.
Selain itu, Agus mengimbau peserta rapat untuk senantiasa berkoordinasi di daerah. Agus pun meminta Kanwil Kemhan melaksanakan tugas sesuai dengan Peraturan Menhan Nomor 21 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah.
"Khusus bagi para Kakawanwil saya tekankan agar selalu berkoordinasi dengan pemda dan instansi terkait yang ada di daerah serta mempedomani tugas dan fungsi Kanwil Kemhan sesuai dengan Permenhan Nomor 21 Tahun 2108 guna kelancaran pelaksanaan tugas di daerah," tutur Agus.
Rakor dihadiri pejabat eselon Kemhan dan TNI, pejabat eselon Kanwil Kemhan di Daerah, pejabat eselon kementerian/lembaga pemerintah, pejabat Kabankesbangpol dan kepala bappenda pemda provinsi se-Indonesia, serta mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan.
Halaman 2 dari 2










































