detikNews
2019/08/28 20:18:52 WIB

TNI-Polri Diserang Panah di Deiyai Papua Usai Tarian Perang

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Halaman 1 dari 2
TNI-Polri Diserang Panah di Deiyai Papua Usai Tarian Perang Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal (Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Jakarta - Polri mengutuk tindakan brutal dari sekelompok massa yang menyusup aksi demonstrasi di Deiyai, Papua. Akibat kejadian itu, seorang prajurit TNI meninggal dunia dan sejumlah polisi terluka.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan aksi massa dimulai sekitar pukul 13.00 WIT. Sebanyak 100 warga mendatangi kantor bupati.

"Namun kondisi yang semula kondusif dan damai berubah menjadi penyerangan oleh sejumlah massa yang diduga berjumlah 1.000 orang, yang baru datang pukul 14.00 WIT," kata Iqbal dalam keterangannya, Rabu (28/8/2019).


Iqbal mengatakan semula aparat yakin massa menyampaikan aspirasinya dengan damai. Namun tiba-tiba sekelompok orang menunggangi aksi dan menyerang aparat.

"Semula kami meyakini mereka bagian dari saudara-saudara kita yang ingin turut menyampaikan aspirasi dengan damai. Namun setelah menarikan tarian Waita atau tarian perang, mereka langsung menyerang petugas di lapangan," ujar dia.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com