Anggota TNI yang Kena Panah di Deiyai Papua Tewas, Penyerangnya Diduga KKB

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 17:11 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Polisi menyebut 1 anggota TNI tewas akibat terkena panah saat mengamankan aksi massa di Deiyai Papua. Selain itu, 3 anggota Polri mengalami luka-luka.

"Satu anggota TNI AD gugur dan tiga anggota polisi terluka akibat anak panah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2019).


Dedi menjelaskan, penyerangan itu terjadi saat aparat mengamankan aksi massa. Polisi menduga penyerang itu dilakukan oleh kelompok KKB.

"Penyerangnya diduga terindikasi kelompok KKB," ujarnya.


Dedi menjelaskan, massa di Deiyai menuntut bupati menyetujui referendum. Massa itu berjumlah sekitar 150 orang.

"Terkait masalah unjuk rasa yang dilakukan kelompok masyarakat kurang lebih berjumlah 150 orang, menuntut bupati menandatangani persetujuan referendum, namun dari 150 orang itu berhasil dinegosiasi oleh aparat kepolisian," ujarnya.

Saat proses negosiasi berlangsung massa lainnya datang membawa senjata tajam. Mereka langsung melakukan penyerangan pada aparat.

"Pada saat proses negosiasi itu sedang berlangsung, muncul kurang-lebih sekitar ribuan masyarakat dari berbagai macam penjuru dengan membawa sajam dan panah, langsung melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan," ungkapnya. (abw/knv)