detikNews
2019/08/28 14:17:36 WIB

JK: Inovasi Teknologi Hanya Bermakna Bila Bisa Dikomersialkan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Halaman 1 dari 2
JK: Inovasi Teknologi Hanya Bermakna Bila Bisa Dikomersialkan Wapres Jusuf Kalla dalam peringatan Hakteknas 2019 di Denpasar, Bali, Rabu (28/8/2019) (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Denpasar - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar inovasi teknologi dapat dikomersialkan dan menjadi pemasukan bagi negara. Menurutnya, inovasi teknologi yang tidak bisa dipasarkan hanya menjadi teori yang memenuhi lemari buku.

"Suatu inovasi hanya bisa bermakna apabila dapat dikomersialkan. Kalau inovasi tidak dikomersialkan, (dan) tidak bisa dipasarkan, itu hanya untuk memenuhi lemari-lemari buku tempat kita menulisnya," kata JK dalam sambutannya di acara peringatan Hakteknas 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Kota Denpasar, Bali, Rabu (28/8/2019).

JK berharap ada kerja sama antara akademisi, universitas, dan pengusaha dalam mengkomersialkan inovasi teknologi.

"Memang begitu banyak MoU yang kita teken untuk itu. Tapi kita harus melaksanakan yang lebih baik lagi," ujarnya.


Diungkapkan JK, salah satu inovasi negara yang tidak dapat dikomersialkan adalah produksi pesawat N250 buatan PT Dirgantara Indonesia (DI). Diketahui, terbang perdana pesawat buatan anak bangsa itu pada 10 Agustus 1995 menjadi awal diperingatinya Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com