Sindiran JK: Jika Negara Maju Diukur dengan Macam Aturan, RI Termaju di Dunia

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 13:39 WIB
Jusuf Kalla (Foto: Noval Dhwinuari/detikcom)
Denpasar - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai Indonesia masih tertinggal dalam hal inovasi teknologi. JK lalu mengungkapkan sindirannya, jika negara maju diukur dari jumlah peraturan, Keputusan Presiden (Kepppres) hingga acara seremonial, maka Indonesia negara paling maju di dunia.

"Sekiranya suatu negara maju dengan peraturan, dengan Keppres, dengan upacara, hari-hari (peringatan), dengan segala macam aturan-aturan, maka Indonesia negara yang termaju di dunia ini," kata JK dalam sambutannya di acara peringatan Hakteknas 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Rabu (28/8/2019).



JK mengungkapkan, masih banyak pekerjaan besar bagi Indonesia untuk terus berinovasi di bidang teknologi. Dia pun mengingatkan agar tidak perlu banyak melakukan upacara seremonial dan peringatan seperti peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang dihadirinya di Bali hari ini.

"Kita tak bisa maju dengan upacara seperti ini saja. Kadang-kadang kita cepat puas dengan datang ke acara seperti ini saja. Kita lupa ke lab, banyaknya ke acara, ke resepsi. Padahal kemajuan itu ada di lab, bukan di upacara," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2