Soal Korupsi Massal di Malang, Capim KPK Ini Sebut Perlunya Pencegahan

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 13:12 WIB
Capim KPK Luthfi Jayadi Kurniawan (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Salah satu calon pimpinan (capim) KPK, Luthfi Jayadi Kurniawan, menilai korupsi massal yang terjadi di Malang karena lemahnya aspek pencegahan. Dosen yang juga aktivis pendiri Malang Corruption Watch itu menyebut pencegahan menjadi unsur yang signifikan dalam pemberantasan korupsi.

"Anda aktif memantau korupsi di Malang, kok terjadi korupsi jamaah di Malang? Apa yang terjadi menurut Anda?" tanya salah seorang panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK pada Luthfi dalam tes wawancara dan uji publik di Gedung Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).




Luthfi menyebut faktor pengawasan internal pemerintah berperan sehingga terjadi korupsi massal itu. Kasus korupsi massal itu dibongkar KPK dengan menjerat 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka karena diduga menerima suap dan gratifikasi terkait pembahasan APBD-Perubahan tahun 2015.

"Faktor pengawasan internal pemerintah yang kurang kuat. Generasi kaderisasi partai politik dan perilaku ini yang terus terjadi turun temurun yang diikuti. Pencegahan diperlukan ke depan," jawab Luthfi.

Selanjutnya
Halaman
1 2