detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 23:38 WIB

Dijemput Tim Edy Rahmayadi, TKI Telantar di Penang Segera Pulang ke Sumut

Khairul Ikhwan Damanik - detikNews
Dijemput Tim Edy Rahmayadi, TKI Telantar di Penang Segera Pulang ke Sumut Tim Edy menjemput TKI asal Sumut yang sakit dan telantar di Malaysia. (Foto: Dok. Istimewa)
Medan - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengirim tim ke Penang, Malaysia, untuk menjemput TKI bernama Meimeris Tumanggor, yang sakit dan telantar di RS. Meimeris pun segera pulang ke Tanah Air.

Tim yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sabrina, ini menyebut seluruh biaya pengobatan Meimeris selama di RS sudah dilunasi. Saat ini, tim sedang membereskan proses pengurusan berkas untuk keperluan pemulangan Meimeris.

"Setelah seluruh surat-surat dan persyaratan kita lengkapi, biaya pengobatan juga sudah kita bayar. Akhirnya kita diperkenankan membawa pasien ke luar rumah sakit," ujar Sabrina dalam keterangan dari Penang, Selasa (27/8/2019).



Selanjutnya, kata Sabrina, Meimeris dibawa ke imigrasi untuk mengurus keperluan pemulangannya. Setelah semua berkas selesai, Meimeris akan dibawa ke kampung halamannya sehingga dapat segera berkumpul dengan keluarga.

"Kita minta kepada pihak rumah sakit untuk memberikan penanganan dan pengobatan yang maksimal, sebelum dipulangkan ke Tanah Air, agar dia dapat segera pulih kembali kesehatannya," ujar Sabrina.

Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut Andy Faisal bersama Kompol Danu, dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, melakukan negosiasi dengan majikan yang bernama Gernathan dan Saraswati. Dari negosiasi dengan majikan Meimeris, menurut Andy, pihak majikan pun bersedia memberi gaji dan biaya pengobatan.



Sebelumnya, Meimeris Tumanggor, yang beralamat di Pematangsiantar, sempat bekerja selama tiga tahun di salah satu sekolah di Bukit Martajam, Penang. Namun dia diduga tak pernah diberi gaji dan ketika jatuh sakit ditinggalkan majikannya di halaman depan KJRI Penang.

Karena tidak punya paspor dan takut ditahan serta dipulangkan, Meimeris tidak berani masuk KJRI dan cuma berani di halaman KJRI. Dia ditemukan anggota Perkumpulan Persatuan Masyarakat Indonesia di Malaysia (Permai) dan membawanya ke rumah sakit. Edy, yang mendapat kabar tersebut, kemudian mengirim tim untuk menjemput Meimeris.
(rul/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com