detikNews
2019/08/27 19:48:27 WIB

Laporan dari Seoul

Bicara Pemindahan Ibu Kota, Ini Saran dan Masukan Megawati

Herianto Batubara - detikNews
Halaman 1 dari 3
Bicara Pemindahan Ibu Kota, Ini Saran dan Masukan Megawati Megawati (Herianto Batubara/detikcom)
Seoul - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bicara soal keputusan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan ibu kota RI ke Kalimantan Timur. Megawati berharap proses perencanaan pembangunnya dilakukan dengan visi jangka panjang.

"Pemerintah tentunya kalau sudah memutuskan sesuatu, harusnya dengan alasan yang baik. Makanya, sebagai ketua umum dari sebuah partai yang sekarang menjadi pemenang, saya hanya mengusulkan dan menyarankan tolong dilihat dengan baik dan untuk waktu jangka panjang," kata Megawati.

Pernyataan itu disampaikan Megawati kepada wartawan di sela kunjungannya ke The Garden of Morning Call di Provinsi Gyeonggi-do, Korea Selatan, Selasa (27/8/2019).



Megawati menjelaskan, secara prinsip, dia ingin ibu kota baru tidak seperti Jakarta. Menurutnya, semua jadi campur aduk menjadi satu sehingga cenderung semrawut antara kota pemerintahan, kota bisnis, kota manufaktur, dan lainnya.

Menurut Megawati, dulu setelah era kemerdekaan, bila disebut, Jakarta sebenarnya hanyalah wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Mereka yang tinggal disitu dikenal sebagai Anmen alias Anak Menteng.

"Dulu namanya Batavia dan kalau setelah merdeka, menurut saya, kalau dibilang ibu kota Jakarta, itu sebetulnya daerah Menteng. Menteng saja. Seperti dulu, mereka yang tinggal di situ terkenal dengan nama 'anmen'. Anmen itu 'anak Menteng'. Jadi tidak ada tempat lain. Tidak ada Kebayoran, tidak ada Tebet, tidak ada yang mau yang lain-lain," kisahnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com