detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 14:59 WIB

Dukung Regulasi Pendanaan Zakat, Bupati Serang Raih Baznas Award

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Dukung Regulasi Pendanaan Zakat, Bupati Serang Raih Baznas Award Foto: Pemkab Serang
Jakarta - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meraih Baznas Award 2019 dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat. Tatu dinilai telah mendukung penuh aspek regulasi dan pendanaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kepada Baznas Kabupaten Serang.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saefuddin kepada Tatu di Aula HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag), Jakarta Pusat.

"Setiap penghargaan merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi saya. Kami harus semakin bekerja keras untuk menghimpun zakat dan membantu penyalurannya untuk program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Serang," ujar Tatu dalam keterangan tertulis, Selasa (27/8/2019).


Secara regulasi, diketahui Kabupaten Serang memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Zakat. Pada perda tersebut memuat kewajiban aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Serang untuk menunaikan zakat profesi setiap bulan kepada Baznas. Kewajiban itu pula ditegaskannya kepada perusahaan-perusahaan yang melaksanakan pekerjaan di Pemkab Serang untuk memberikan zakat mal.

Tidak hanya itu, disebutkan Tatu, ASN pun diminta rutin berinfak melalui Baznas untuk program perbaikan rumah tidak layak huni di Kabupaten Serang. Kemudian setiap akhir Ramadan, Pemkab Serang rutin menggelar Gebyar Zakat untuk menghimpun zakat fitrah dan zakat mal kepala daerah dan seluruh ASN Pemkab Serang.

"Tahun ini, Gebyar Zakat dalam sehari mampu menarik zakat hingga Rp 1,8 miliar. Pemkab Serang juga tahun ini memberikan hibah kepada Baznas Kabupaten Serang sebesar Rp 1,8 miliar," bebernya.


Atas berbagai upaya penarikan zakat itu, Tatu mengungkapkan Baznas Kabupaten Serang mendapatkan predikat penyalur zakat tertinggi pada 2018 oleh Baznas Provinsi Banten.

"Menurut para alim ulama, zakat harus diambil dan dipaksa dari umat. Maka kami ingin menegaskan kepada seluruh jajaran dan ASN Pemkab Serang, serta masyarakat untuk sadar akan kewajiban membayar zakat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Bambang Sudibyo berharap Baznas Award 2019 tersebut dapat memotivasi kinerja pengelolaan zakat di berbagai lini sehingga memberikan stimulus kepada berbagai pihak untuk melakukan pengelolaan zakat dengan baik.

"Intinya mendorong motivasi kinerja pengelolaan zakat oleh semua kelembagaan zakat, baik tokoh pribadi dan pemangku kepentingan," kata Bambang.

Dia mengatakan terdapat 34 kategori penghargaan oleh Baznas. Metode pemilihan penerima penghargaan tersebut dilakukan dengan pendekatan kuantitatif ditambah dengan unsur pertimbangan lain yang meyakinkan sehingga lebih obyektif.

Tahun ini, kata Bambang, Baznas kembali menganugerahi penghargaan kepada jajarannya, lembaga amil zakat, tokoh, kepala daerah dan media yang konsisten dalam mendukung program-program kebangkitan zakat.

"Ini kami rangkai dalam Baznas Award agar semakin mendorong prestasi zakat nasional sehingga dapat memacu kebangkitan zakat di negeri ini," pungkasnya.
(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com