Rasanya Ingin Saya Bakar DPR

Tunjangan Rp 10 Juta Gol

Rasanya Ingin Saya Bakar DPR

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2005 11:00 WIB
Jakarta - Mayoritas warga sangat marah menyikapi keputusan DPR menaikkan tunjangan operasional anggotanya Rp 10 juta per bulan. Banyak warga yang mencaci maki DPR. Bahkan ada pula yang mendoakan anggota DPR dapat musibah, ada yang ingin merampoknya sampai membakar gedung DPR."Kayaknya gedung DPR harus dibakar saja. Kalau nggak ditangkap polisi saya pasti akan membakar gedung DPR. Sikap mereka betul-betul keterlaluan. Rakyat empot-empotan akibat kenaikan harga BBM. Mereka enak aja menaikkan tunjangan Rp 10 juta. Sungguh memuakkan," kata Thoyib Khidir, warga Pondok Cabe, Depok, Jawa Barat, kepada detikcom, Selasa (25/10/2005).Warga yang bekerja di Kedoya, Jakarta Barat, itu sebenarnya ingin menempuh upaya hukum untuk memprotes DPR. Tapi setelah tanya sana-sini, dia mendapat penjelasan, tak ada celah untuk melakukan upaya hukum."Katanya kalau kita tidak puas dengan anggota DPR, satu-satunya jalan hanya jangan pilih mereka lagi pada Pemilu mendatang. Enak saja kan? Jadi kita seperti tidak berdaya dan harus membiarkan anggota DPR itu seenak udelnya menggunakan uang rakyat selama 5 tahu. Ya ampun," katanya sambil geleng-geleng kepala.Kejengkelan juga disuarakan Nalines, perempuan karir yang bekerja di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Bagi Nalines, DPR sama saja dengan Dewan Pemerkosa Rakyat. "Wah memuakkan banget tuh. Gua udah naik darah aja mendengarnya. Nggak mikir apa rakyat yang makan 2 hari sekali. Eh ini malah mikirin diri sendiri, DPR benar-benar Dewan Pemerkosa Rakyat," katanya emosi.Nalines mengharapkan ada demo besar-besaran menyerbu DPR seperti saat menumbangkan Presiden Soeharto dulu. "Gua penginnya rakyat bersatu, demo besar-besaran serbu tuh DPR. Masa waktu zaman Soeharto bisa gitu, sekarang nggak bisa demo besar-besaran?"harapnya. Sementara Ny Elang mendoakan agar anggota DPR mendapat hukuman dari Tuhan. Ibu dua orang anak ini mengaku harus bekerja keras untuk mendapatkan gaji sepertiga dari tunjangan DPR itu. Dengan kenaikan harga BBM, dia pun memutar otak untuk melakukan penghematan. Tak heran jika kenaikan tunjangan DPR itu membuatnya marah. "Kesel deh. Mereka kan janjinya sebagian mau ngasih ke orang miskin. Tunggu aja kalau janjinya nggak ditepatin biar disumpahin rakyat miskin entar kayak sinetron di Rahasia Illahi itu. Serem ih," katanya. Sedangkan Kholik, setengah bercanda mendoakan, agar anggota DPR dirampok saja oleh rakyat miskin. Dalam pesan pendeknya, aktivis parpol yang belum menjadi anggota DPR itu mengandaikan uang DPR itu sebenarnya uang rakyat. "Si miskin nekat merampok anggota DPR. Berikan uangmu! kata si miskin. Kau buta ya? Aku ini anggota DPR, jawab politisi tersebut. Kalau begitu kembalikan uangku, balas si miskin tersebut," tulis Kholik dalam SMS-nya. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads