detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 08:45 WIB

Laporan Dari Madinah

Ini Amalan Paling Afdol Selama di Kota Nabi

Ardhi Suryadhi - detikNews
Ini Amalan Paling Afdol Selama di Kota Nabi Suasana di Masjid Nabawi Foto: Ardhi Suryadhi/detikcom
Madinah - Kota Madinah semakin padat dengan jemaah haji gelombang II yang baru datang dari Mekah. Nah, agar waktu di Madinah tak sia-sia, berikut amalan yang bisa dilakukan para jemaah di kota Nabi tersebut.

Menurut Ustaz Burhan Ali, pembimbing jemaah haji khusus Maktour, selama di Madinah biasanya amalan yang bakal dikejar oleh para jemaah adalag ibadah arbain.

Arbain secara diksi berarti 'empat puluh'. Sehingga arbain diartikan sebagai salat 40 waktu secara berjamaah di awal waktu tanpa putus di masjid Nabawi.


Adapun hadits yang menjadi landasan arbain berbunyi, "Barang siapa salat di masjidku empat puluh salat tanpa ketinggalan sekalipun, dicatatkan baginya kebebasan dari neraka, keselamatan dari siksaan dan ia bebas dari kemunafikan".

Pun demikian, hadits yang menjadi landasan arbain ini dinilai dhaif (lemah). Titik lemahnya adalah dimasukkannya Nubaith sebagai perawi yang tidak dikenal statusnya. Namun bagi sebagian orang, yang patut disoroti di sini adalah esensi arbain dimana untuk memotivasi jemaah untuk menjaga salatnya.


"Selain salat lima waktu kita juga dianjurkan untuk berziarah kepada Nabi Muhammad SAW dan bersalawat kepadanya. Karena barangsiapa bersalawat kepada Nabi ketika kita datang berserah diri, maka Allah akan mengembalikan roh nabi untuk menjawab salawat yang disampaikan kepada baginda Rasulullah SAW," tutur Ustaz Burhan.

 Jemaah kemudian juga disarankan untuk berziarah ke makam Baqi. Jemaah kemudian juga disarankan untuk berziarah ke makam Baqi. Foto: Ardhi Suryadhi/detikcom

Ziarah ke makam Nabi di masjid Nabawi ini satu paket dengan mengunjungi Raudhah yang disebut juga sebagai 'taman surga'. Di sini juga menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa. Namun kalau mau datang ke Raudhah dan makam Nabi lebih baik pagi hari.

Makam Nabi Muhammad SAW sendiri ditempatkan bersebelahan dengan dua sahabat: Abubakar As-Siddiq dan Umar bin Khatab. Lokasinya ada di tepat pintu keluar Raudhah.

Jemaah kemudian juga disarankan untuk berziarah ke makam Baqi. Lokasi Baqi ada di sebelah area masjid Nabawi, tepatnya di pintu keluar gerbang 36. Baqi pun dibuka pagi hari, biasanya para jemaah ziarah ke Baqi usai salat Subuh.

Baqi juga menjadi lokasi tempat pemakaman bagi para jemaah haji Indonesia atau umroh yang meninggal dunia di kota Madinah. Ketika zaman Nabi Muhammad SAW pun para sahabat yang meninggal dimakamkan di Baqi.

Di antaranya ada Usman bin Affan yang merupakan khalifah ketiga, para istri Nabi -- kecuali Siti Khadijah dan Maimunah -- lalu putra dan putri Nabi itu juga dimakamkan di Baqi serta 10 ribu orang sahabat Nabi.

"Kami berziarah ke makam Baqi untuk memohonkan ampun dan berdoa untuk ahlul Baqi dan berziarah kepada syuhada yaitu mereka para pejuang yang meninggal pada saat peperangan Uhud," ustaz Burhan melanjutkan.

Masjid Quba.Masjid Quba. Foto: Ardhi Suryadhi/detikcom


Selain itu, ada satu tempat yang harus dikunjungi di Madinah yang menjadi sunah yang biasa Rasulullah lakukan setiap hari Sabtu. Yaitu berkunjung ke Masjid Quba.

"Di mana orang yang bersih dan berqudhu dari tempat tinggalnya kemudian salat sunah dua rakaat di masjid Quba maka baginya mendapatkan pahala seperti pahala umroh," pungkas ustaz Burhan.



Berbondong-bondong Salat di 'Taman Surga':

[Gambas:Video 20detik]


(ash/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com