Duh! Atap JPO Dukuh Atas 1 Bolong-bolong

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Senin, 26 Agu 2019 15:35 WIB
Foto: JPO Dukuh Atas 1 bolong-bolong (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Kondisi memprihatinkan terlihat di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Dukuh Atas 1 di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Atap JPO itu bolong-bolong dan belum diperbaiki.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (26/8/2019) pukul 13.30 WIB, atap JPO Dukuh Atas 1 bolong di sejumlah bagian. Kerusakan terparah terlihat pada bagian atap JPO dekat tangga di atas ruas jalan ke arah Monas.

Duh! Atap JPO Dukuh Atas 1 Bolong-bolongFoto: JPO Dukuh Atas 1 bolong-bolong (Jefrie/detikcom)


JPO ini terintegrasi dengan Halte TransJakarta Dukuh Atas 1 dan Dukuh Atas 2. Atap JPO yang bolong-bolong ini dikeluhkan pengguna jalan yang melintas. Kondisinya dianggap kurang memadai.

"Kurang memadai sebenarnya karena harusnya lebih dirawat lagi dari Pemerintah atau bidangnyalah. Apa lagi kan kayak JPO itu banyak banget yang pakai kalau di Jakarta, jadi seharusnya itu lebih memadailah," kata salah satu pejalan kaki yang melintas di JPO, Titik Nuryani (22).

Duh! Atap JPO Dukuh Atas 1 Bolong-bolongTitik, pengguna jalan di JPO Dukuh Atas 1(Jefrie/detikcom)



Menurut Titik, atap yang bolong ini bisa sangat berbahaya ketika Jakarta dilanda hujan. Pejalan kaki merasa tak terlindungi dari panas dan hujan.

"Pastinya kalau panas pasti kena panas karena kan bolong. Terus kalau ujan. Apa lagi kalau jalanan JPO takutnya nanti jadi licin atau gimana," ucap Titik.

"Apalagi satu titik itu ada yang beberapa kayak yang bolong habis gitu. Lumayan membahayakan jugakan," sambung mahasiswi ini.


Duh! Atap JPO Dukuh Atas 1 Bolong-bolongFoto: JPO Dukuh Atas 1 bolong-bolong (Jefrie/detikcom)


Keluhan yang sama soal JPO juga disampaikan dua siswi SMK, Khoirunnisa (15) dan Fitri (15) yang kerap melintas di lokasi tersebut. Selain atap yang bolong, lampu JPO Dukuh Atas 1 juga mati.

"Ada bolong-bolongannya, lampu-lampunya ada yang nggak nyala. Perlu diperbaikin. Ya karena sudah nggak layak misalnya kalau hujan ada yang mau neduh," kata Khoirunnisa.

"Airnya jadi kayak turun, licin," tambah Fitri.


Duh! Atap JPO Dukuh Atas 1 Bolong-bolongFitri dan Khoirunnisa (Jefrie/detikcom)
(imk/imk)