Penyerang Polisi di Tarakan Utara Diduga Stres dan Konsumsi Narkoba

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 26 Agu 2019 15:07 WIB
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Tarakan Utara - Andika alias Putra, pelaku penyerangan polisi di Tarakan Utara, Kalimantan Utara (Kaltara), diduga stres dan pengguna narkoba. Andika menyerang Aiptu Kaspandi setelah mengancam bikin onar di tempat resepsi pernikahan.

"Motifnya diduga dia stres dan karena dia mungkin pemakai narkoba juga, dia buat masalah di pernikahan tersebut," kata Kapolres Tarakan Utara AKBP Yudhistira Widyawan saat dimintai konfirmasi, Senin (26/8/2019).

Pelaku disebut datang ke tempat resepsi pernikahan di JL Padat Karya, dengan membawa parang pada pukul 20.30 Wita, Minggu (25/8). Di lokasi, pelaku berteriak-teriak.





"Dia kata-katanya 'saya mau cari istri saya', padahal dia belum menikah," sambung Yudhistira.

Pelaku penyerangan polisi juga diketahui residivis kasus pemukulan terhadap orang tuanya.

"Jadi bukan teroris. Dia diduga di bawah pengaruh halusinasi karena pakai narkoba," ujar Yudhistira.

Aiptu Kaspandi diserang dengan pisau saat berjaga di lokasi resepsi pernikahan pada pagi tadi. Pelaku langsung ditembak mati di lokasi karena melakukan penyerangan.

"Untuk anggota saat ini kritis. Tusukannya tembus ke paru-paru dan ginjal. Sekarang dioperasi di RSUD Tarakan," kata Yudhistira.



Simak video Nekat Edarkan Sabu Milik Napi, 3 Wanita di Makassar Diciduk!:

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fdn)