detikNews
Senin 26 Agustus 2019, 14:28 WIB

Bom hingga Senpi Rakitan Disita dari Teroris Perampok Toko Emas di Magetan

Audrey Santoso - detikNews
Bom hingga Senpi Rakitan Disita dari Teroris Perampok Toko Emas di Magetan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -
Terduga teroris YT (41), yang merampok Toko Emas Dewi Sri di Magetan, Jawa Timur (Jatim), menyimpan benda-benda berbahaya di empat lokasi. Benda berbahaya itu terdiri atas bom, senjata api, hingga senjata tajam.

"Tersangka merupakan jaringan Al-Isbaqiah. Barang bukti yang berhasil diamankan dari TKP (tempat kejadian perkara) adalah 2 buah kaleng yang diduga sudah dirakit menjadi bom rakitan, 1 sangkur, 1 pistol mainan, 2 kotak peluru senapan angin kaliber 4,5mm, 2 petasan, 1 batang besi dengan panjang 50 cm, 1 borgol," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).
Selain benda berbahaya, Dedi menambahkan, polisi juga menyita selembar kertas berisi petunjuk cara merakit bom, 3 buah gelang emas, 5 buah cincin emas, uang tunai Rp 10 juta yang sempat berhasil digasak pelaku dari toko.

"Penggeledahan dilanjutkan ke lapak jualan milik istri tersangka YT dan rumah kakek tersangka di Pasar Sumur Tiban, Kincang Wetan, Jiwan, Madiun. Di lokasi selanjutnya, tim berhasil menemukan empat bom molotov, 1 bahan peledak dalam botol larutan, 1 senapan rakitan, 4 busur panah, masing-masing 1 parang, golok, dan linggis," ucap Dedi.


Masih di lokasi yang sama, polisi juga menyita material bom, seperti paket petasan, 1 kilogram belerang, 1 wadah tawas, 1 botol bensin, pipa, serta lem.


"Tim di lapangan terus mengembangkan ke TKP selanjutnya di Desa Sukolilo, Jiwan, Madiun. Ada sebuah ransel yang di dalamnya terdapat laptop, flash disk, 5 buah HP, petasan kecil, gotri, paku, busi, korek api, pedang, pisau lipat, borgol jari, solder, amplas, rangkaian listrik, tiga botol cairan bening, rangkaian jam, satu botol cairan," Dedi memaparkan.


Terakhir, polisi menggeledah rumah tersangka yang juga di wilayah Jiwan, Madiun. Polisi mengamankan sebuah tombak, 2 busur panah beserta anak panah, senapan angin, pisau kecil, solder, dan potongan pipa besi.


Aksi perampokan dilakukan YT pada Sabtu (24/8) di Toko Mas Dewi Sri Jalan Raya Tebon, Kecamatan Barat, Magetan. Nekat beraksi di siang hari, YT nyaris dihajar massa saat menuju motornya yang diparkir di depan toko.

Polisi yang berjaga di sekitar lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Saat diperiksa, pelaku rupanya membawa kaleng bekas cat yang ada sumbunya, mirip peledak rakitan.


Dikenal tertutup dan agamis, rupanya YT pernah melakukan kriminal pada 2009. Saat itu pelaku menusuk Bupati Madiun H Muhtarom pada 23 Desember 2009. Ketika itu bupati sedang menghadiri acara bakti sosial terpadu di Kantor Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Madiun.



Simak juga video Video Densus Geledah Rumah Perampok Toko Emas:

[Gambas:Video 20detik]


(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com