Polri: 2 Teroris yang Dibekuk di Jatim Amir JAD Madura dan Lamongan

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 26 Agu 2019 13:05 WIB
Foto: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta -
Terduga teroris HS (sebelumnya ditulis AS, red) dan BL yang diamankan Densus 88 Antiteror di Jawa Timur (Jatim) merupakan pimpinan atau amir Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Polisi menyebut HS adalam amir JAD Madura, sementara BL sebagai amir JAD Lamongan.


"keterlibatan HS sebagai amir JAD Madura, BL sebagai amir JAD Lamongan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

HS ditangkap di Dusun Batu Lengger, Desa Bira Tengah, Sukobana, Sampan dan BL ditangkap di Jalan Raya Belimbing, Desa Belimbing, Paciran, Lamongan. Keduanya ditangkap pada Kamis (22/8/).


Baik HS maupun BL diketahui turut hadir dalam kegiatan pertemuan amir JAD se-Jatim pada 12 Mei 2018. Pertemuan tersebut, lanjut Dedi, terjadi di Islamic Center Balung Bendo, Sidoarjo, Jawa Timur.


"Sehari sebelum kasus bom Surabaya di beberapa gereja dan Polrestabes Surabaya," imbuh Dedi.


Dedi mengungkap bukti keterlibatan HS dalam jaringan JAD Madura, di antaranya pelatihan atau daurah dengan para terduga teroris yang sudah diamankan sebelumnya pada 2014 hingga mengetahui rencana penyerangan kelompok teror terhadap polisi Probolinggo.


"Keterlibatan (HS) pada 2014 daurah di Sengkaling Malang, Jawa Timur bersama Samsul Arifin alias Abu Umar (ditangkap 14 Mei 2018), Sutrisno alias Pak Tris (ditangkap 17 Mei 2018), Nurkholis alias Nur (ditangkap 17 Mei 2018), yang saat itu dimentori Abu Fida alias Abu Gar (ditangkap 19 Februari 2016) dari Ambon," terang Dedi.

HS juga mengadakan Jatim pada 2015 dan di Lamongan, Jatim bersama teroris Zaenal Anshori yang telah ditangkap pada 7 April 2016 dan teroris Widodo, yang telah ditangkap pada 14 Mei 2018, serta Sutrisno alias Pak Tris.


Selanjutnya, keterlibatan BL dalam JAD, selain mengikuti pertemuan amir JAD se-Jatim, adalah melaksanakan pelatihan militer atau idad di Gunung Panderman bersama tersangka Romly (ditangkap 19 Februari 2016) dan Abu Fida pada 2015.



Simak video Dua Terduga Teroris Jaringan JAD Jawa Timur Ditangkap:

[Gambas:Video 20detik]

(aud/idh)