Dihina, Etnis Sunda Demo DPR
Senin, 24 Okt 2005 18:15 WIB
Jakarta - Sekitar 15 orang dari Rakyat Tatar Sunda memprotes pernyataan anggota DPR dari Fraksi Partai Bintang Reformasi (FPBR) Ade Daud Nasution yang dinilai melecehkan etnis mereka.Aksi digelar saat berlangsung sidang paripurna DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/10/2005). Massa terlihat mengenakan pakaian serba hitam."Ade harus minta maaf atas pernyataannya yang menyatakan mengurus orang Sunda cukup diberi lilin. Kami meminta pemimpin DPR memberi tindakan terhadap Ade," kata koordinator aksi Dinar.Protes ini juga disampaikan dalam interupsi salah seorang anggota DPR asal Sunda. "Ade Daud harus meminta maaf melalui peres (pers)," kata salah seorang anggota dewan. Sontak saja pernyataan anggota dewan yang terpeleset lidah itu disambut teriakan huuu... dari wartawan yang meliput sidang paripurna ini.Menanggapi hal itu, Ketua DPR Agung Laksono mengaku telah memanggil Ade."Menurut Ade, maksud pernyataan itu bukan untuk melecehkan, tetapi silakan Ade mengklarifikasi," kata Agung.Sebelumnya Ade menyatakan mengurus orang Aceh lebih sulit daripada mengurus orang Sunda. Orang Sunda cukup diberi lilin. Pernyataan ini disampaikan saat raker Komisi I dengan pemerintah membahas masalah perjanjian damai Aceh di Helsinki, Finlandia.
(aan/)











































