Di Makassar
BBM Naik, Pemudik Turun
Senin, 24 Okt 2005 17:19 WIB
Makassar - Menjelang lebaran, lonjakan penumpang yang ingin mudik lewat Terminal Regional Daya (TRD) Makassar masih belum tampak. Padahal, pada tahun sebelumnya, memasuki H-10, penumpang mulai melonjak dari 5 hingga 10 persen. "Sekarang memang suasananya lain. Tahun lalu, kalau memasuki 10 hari menjelang lebaran telah melonjak hingga 10 persen," ujar Yahya, Kepala Seksi Humas TRD, ketika ditemui detikcom, Senin (24/10/2005). Yahya menduga, turunnya jumlah penumpang disebabkan oleh harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang naik pada 1 Oktober lalu. "Kan ikut mempengaruhi tarif angkutan. Banyak yang memilih untuk tidak pulang, karna duit yang dikeluarkan terlalu banyak," tutur Yahya. Selain itu, lonjakan juga belum terjadi disebabkan karena para pelajar atau mahasiswa belum libur. "Kalau di Makassar, penumpang yang paling banyak mudik adalah kalangan mahasiswa. Saat ini, para mahasiswa kan belum diliburkan," terangnya. Kendati demikian, Yahya memprediksi lonjakan penumpang di TRD tahun ini akan mulai terjadi pada H-7. "Pada H-7, target kami penumpang akan melonjak hingga 15 persen dari biasanya," harapnya. Di TRD, jumlah penumpang pada hari normal berkisar 3 hingga 4 ribu orang. "Kalau telah memasuki H-5 hingga H-1, penumpang akan melonjak 30 hingga 45 persen," tambah Yahya. Sementara itu, hingga saat ini TRD kini telah menyiapkan 1.300 angkutan untuk melayani para penumpang hingga H-1 nanti.
(nrl/)











































