Flu Burung di Inggris Kemungkinan Berasal dari Taiwan
Senin, 24 Okt 2005 16:58 WIB
Jakarta - Otoritas Inggris terus menyelidiki tewasnya seekor burung beo yang terjangkit virus H5N1 selama dalam karantina. Ada dugaan virus flu burung yang menginfeksi burung yang diimpor dari Suriname itu berasal dari Taiwan.Dugaan ini menguat karena burung-burung asal Taiwan juga berada dalam karantina bersama burung impor Suriname itu. Demikian diungkapkan Debby Reynolds, kepala hewan Departemen Lingkungan Hidup Inggris, Pangan dan Urusan Pedesaan Inggris."Hipotesis kerja kami adalah bahwa infeksi pada burung dari Suriname itu kemungkinan timbul sewaktu dalam karantina, paling mungkin di dalam fasilitas di Essex, tempat burung-burung asal Suriname berbagi ruangan dengan burung-burung dari Taiwan," ujar Reynolds.Dikatakannya, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (24/10/2005), tes-tes lanjutan terhadap burung-burung Taiwan tersebut tengah dilakukan.Di Taiwan sendiri, sejauh ini belum ada laporan mengenai kasus H5N1 domestik. Namun pekan lalu, otoritas Taiwan menyatakan bahwa 8 burung peliharaan yang diselundupkan dari Cina, terbukti positif flu burung. Hewan tersebut telah dimusnahkan.Menyusul munculnya kasus flu burung di Inggris, pemerintahan Uni Eropa berjuang keras untuk mencegah penyebaran virus H5N1 yang juga telah masuk ke Turki, Rumania, Yunani dan Rusia.
(ita/)











































