detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 15:12 WIB

Mahasiswa-Masyarakat Papua Bertemu dengan Forkopimda di Polda Metro

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Mahasiswa-Masyarakat Papua Bertemu dengan Forkopimda di Polda Metro Foto: Samsuduha Wildansyah
Jakarta - Mahasiswa hingga masyarakat Papua berkumpul di Polda Metro Jaya. Mereka bersilaturahmi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk membahas situasi pascabentrok di beberapa kota di Papua.

Pertemuan ini dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pertemuan digelar di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ) pukul 14,15 WIB.

Irjen Gatot dalam sambutannya menyampaikan, pertemuan ini sangat penting sebagai upaya untuk merajut kebersamaan pascabentrok di Papua Barat. Dia berharap mahasiswa dan masyarakat Papua di Jakarta tidak terprovokasi dengan aksi-aksi tersebut.

"Tentunya siang hari ini bersama-sama kita kumpul dengan para tokoh masyarakat, dengan saudara kita dari Papua dan Papua Barat. Tema kita merajut kesatuan persatuan dalam semangat kebhinekaan, ini kita bangun bagaimana kita supaya tidak terpengaruh dari peristiwa yang terjadi di Surabaya, Malang dan Papua dan Papua Barat," kata Gatot dalam sambutanya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/8/2019)

Acara ini bertema 'Merajut Persatuan dan Kesatuan Dalam Semangat Kebinekaan'. Acara ini dihadiri masyarakat Papua dan mahasiswa Papua yang ada di Jakarta.



Mengawali sambutannya, Irjen Gatot menyapa hadirin masyarakat Papua yang hadir. Gatot memanggil tokoh-tokoh Papua dengan sebutan khas.

"Di sini ada tokoh-tokoh Papua juga, saya kira banyak yang lainnya saya mohon maaf nggak satu-persatu saya sebutnya, orang tua saya pace, ibu saya mace dan adik-adik saya hadir dari Papua," katanya.

Gatot menyebut Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya akan budaya. Dia berharap bangsa Indonesia tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan serta persatuan dalam perbedaan.

"Gimanapun kita sadar bangsa Indonesia bangsa besar, beragam, beragam budaya, adat, sukunya. Sampai hari ini bangsa kita tetap eksis, saudara kita dari Papua bagian dari bangsa Indonesia," tuturnya.


(sam/mea)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com