Pemkab Solok Selatan Resmi Luluskan drg Romi yang Disabilitas Jadi CPNS

Pemkab Solok Selatan Resmi Luluskan drg Romi yang Disabilitas Jadi CPNS

Jeka Kampai - detikNews
Jumat, 23 Agu 2019 12:56 WIB
drg Romi Syofpa Ismael (Muhammad Ridho/detikcom)
drg Romi Syofpa Ismael (Muhammad Ridho/detikcom)
Padang - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, secara resmi mengumumkan nama drg Romi Syofpa Ismael lulus sebagai CPNS. Dalam salinan pengumuman, dokter gigi penyandang disabilitas tersebut dinyatakan lulus pada formasi Disabilitas Dokter Gigi Ahli Pertama dan ditempatkan di RSUD Solok Selatan.


"Menindaklanjuti surat dari Menpan dan RB No: B/884/S.SM.01.00/2019 tanggal 8 Agustus 2019 tentang Revisi Formasi CPNS Kabupaten Solok Selatan tahun 2018, bersama ini kami sampaikan bahwa peserta seleksi CPNS tahun 2018 a.n Romi Syofya Ismael dinyatakan lulus pada Formasi Disabilitas Dokter Gigi Ahli Pertama, ditempatkan di RSUD Solok Selatan tahun 2018," tulis pengumuman bernomor 800/70/VIII/BKPSDM-2019 itu seperti dilihat detikcom pada Jumat (23/8/2019).

Pemkab Solok Resmi Luluskan drg Romi yang Disabilitas Jadi CPNSSurat kelulusan drg Romi Syofpa Ismael sebagai CPNS (Dok. Istimewa)

Surat tersebut ditandatangani langsung Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria tertanggal 22 Agustus 2019. Dokter gigi Romi selanjutnya diminta menyampaikan berkas persyaratan usulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) kepada Pemerintah Daerah Solok Selatan untuk segera diproses ke BKN regional Sumatera di Pekanbaru.


"Kepada yang bersangkutan untuk dapat menyampaikan berkas persyaratan usulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) sesuai dengan pengumuman Panselda nomor 800/03/BKPSDM-2019 tentang Persyaratan dan Pemberkasan Usulan Penetapan NIP Bagi CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan tahun 2018," demikian keterangan yang tertulis di dalam surat pengumumannya.

Kasus Ami, panggilan akrab drg Romi, mencuat setelah Pemda Solok Selatan menganulir kelulusannya sebagai CPNS pada 2018. Kelulusannya dibatalkan setelah Pemda Solok Selatan mengetahui Romi sebagai penyandang disabilitas. Padahal ia lulus semua proses seleksi sebagai peringkat pertama.

Berkat perjuangan panjang, pemerintah akhirnya mengembalikan hak drg Romi dengan mengangkatnya sebagai CPNS.


Ombudsman Minta Sistem Rekrutmen CPNS Disabilitas Diperbaiki:

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/asp)