Pemudik Diminta Waspadai Jalan Wates-Yogya

Pemudik Diminta Waspadai Jalan Wates-Yogya

- detikNews
Senin, 24 Okt 2005 15:13 WIB
Yogyakarta - Pemudik yang hendak mudik ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya melalui jalur selatan diminta untuk berhati-hati. Sebab, di Jl Wates KM 5 dan 7, tepatnya di Balecatur, Gamping Sleman tengah dilakukan perbaikan dua jembatan, sehingga rawan macet ketika hendak masuk Yogyakarta."Kami telah meminta Dinas Kimpraswil DIY untuk membersihkan semua material yang ada di sekitar tempat itu dan menghentikan kegiatan proyek pada H-7 nanti," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Setyoso Hardjo Wisastro kepada detikcom di kantornya, Jl Babarsari, Yogyakarta, Senin (24/10/2005).Setyoso memperkirakan jumlah arus mudik maupun arus balik yang lewat selatan pada lebaran tahun ini meningkat, terutama untuk mobil pribadi. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Dishub DIY akan membuat peta beberapa tempat yang dinilai rawan kemacetan dan rawan terjadinya kecelakaan. Dishub DIY juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti Dinas Kimpraswil DIY dan Pemkab/Pemkot se-DIY untuk mempersiapkan kelancaran arus mudik.Titik rawan pertama dari barat di tempat proyek perbaikan dua jembatan di Balecatur Gamping Sleman. Titik rawan kedua di proyek pelurusan jalan di Irung Petruk Pathuk Kabupaten Gunung Kidul. Sedang titik rawan ketiga di proyek pembangunan jembatan Kali Progo yang menghubungkan wilayah Srandakan Bantul dengan Brosot Kulon Progo."Selain di Gamping, di kedua Proyek Jembatan Progo dan Irung Petruk, kami minta kegiatan proyek untuk sementara juga dihentikan. Material yang ada di pinggir jalan juga harus bersih, sehingga lalu-lintas jadi lancar," tegas Setyoso.Setyoso mengatakan untuk jembatan Progo di Srandakan yang akan menghubungkan wilayah bagian selatan, kendaraan yang boleh lewat hanya mobil pribadi saja. Sedangkan kendaraan angkutan barang atau bertonase besar tidak diperkenankan lewat. "Jembatan di Srandakan ini masih bersifat darurat, tapi bisa digunakan sebagai jalur alternatif dari barat selain melewati jalan Wates," katanya.Khusus di Kota Yogyakarta, Dishub DIY telah meminta Pemkot Yogyakarta untuk membersihkan di sekitar lokasi pengerjaan jalan di Jl. Mataram, pertigaan Sentul Jl. Sultan Agung, pembuatan gorong-gorong di Jl. Gajah Mada dan Jl. Jlagran Lor Yogya pada H-7 Lebaran. Dengan demikian, kawasan padat lalulintas tersebut pada H-7 hingga H+7 Lebaran bisa lancar kembali. "Kita berharap pada H-7 nanti pengerjaan perbaikan trotoar jalan itu sudah selesai," kata Setyoso. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads