detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 11:28 WIB

Polisi Periksa Siswi SMK di Bekasi yang Dipersekusi Senior

Isal Mawardi - detikNews
Polisi Periksa Siswi SMK di Bekasi yang Dipersekusi Senior Kapolres Metro Bekasi Kombes Indarto. (Isal Mawardi/detikcom)
Bekasi - Polisi sedang menyelidiki kasus siswi SMK di Bekasi berinisial G (16) yang mengalami perundungan oleh 3 seniornya. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto telah menugasi anggotanya untuk meminta keterangan korban.

"Ini anak-anak PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) polwan kami melakukan pemeriksaan di rumah yang bersangkutan, berangkat ke sana nanya-nanya detail (kejadian). Setelah itu, kita akan mendiskusikan atau gelar perkara kecil, apakah ini masuk dalam kategori pidana, pidana umum, atau pidana anak," ujar Indarto saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).


Jika sudah ditetapkan memenuhi unsur pidana, lanjut Indarto, barulah pihaknya akan meminta keterangan pelaku. Polisi juga akan mempertimbangkan apakah pelaku masih tergolong anak atau dewasa.

"Iya (terduga pelaku) kita mintai keterangan, kan ada aturannya, UU Perlindungan Anak. Ya dia bersalah, tetap kita jadikan pesakitan, tapi tetap ada prosedurnya kalau anak-anak ada prosedurnya, misalnya diupayakan untuk tidak ditahan, kalau ditahan karena berbagai pertimbangan, masa penahanannya berbeda, tempatnya dikhususkan," ujarnya.

Indarto menegaskan penegakan hukum akan dilakukan dengan merujuk pada Undang-Undang Peradilan Anak. Meski begitu, Indarto berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kita berharap ada respons atau justice, ada semacam perdamaianlah, kekeluargaan, tapi itu kita sedang melihat ya, kalau diselidiki juga dua-duanya kasihan, korban juga sampai pengadilan kasihan juga malu juga dan si tersangka juga anak sekolah. Jadi prinsipnya kita akan melakukan keadilan, penegakan hukum, berlandaskan UU Perlindungan Anak dan UU Peradilan Anak.


Dari pemberitaan yang beredar, Indarto mengatakan dugaan penyebab perundungan itu ialah soal asmara.

Diketahui, G diduga dipersekusi oleh 3 orang seniornya--yang juga perempuan. Diduga, perundungan (bullying) terjadi karena pelaku cemburu kepada korban. Akibatnya, korban mengalami kekerasan, seperti dijambak, dicekik, dan ditampar.

Atas kejadian ini, orang tua korban melapor ke Polres Metro Bekasi dengan nomor laporan LP/1983/K/VII/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota pada Selasa (20/8). Mereka membawa barang bukti berupa video pengeroyokan anaknya.
(isa/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com