detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 15:33 WIB

Koster Lapor Menteri Jonan Siap Promo Kendaraan Listrik di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Koster Lapor Menteri Jonan Siap Promo Kendaraan Listrik di Bali Foto: Gubernur Bali Wayan Koster. (Aditya Mardiastuti-detikcom)
Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster bakal menerapkan kebijakan penggunaan kendaraan listrik di Bali. Saat ini Koster tengah menggodok sistem zonasi terkait penggunaan kendaraan listrik ini.

"Kami akan menerapkan bertahap kebijakan penggunaan motor listrik yang bapak WA (WhatsApp) terus. Sekarang sudah ada perpres ada dasar untuk melangkah," kata Koster saat MoU dengan PLN di Wiswa Sabha Kantor Gubernur, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Bali, Rabu (21/8/2019).

Koster menyebut pihaknya sedang menggodok sistem zonasi soal kendaraan listrik di Bali. Zonasi kendaraan listrik ini rencananya bakal diterapkan di kawasan wisata di Pulau Dewata.



"Kami menyiapkan pergub zonasi, penggunaan motor listrik dan nantinya mobil listrik. Tim kami akhirnya dizonasi dulu, di antaranya beberapa wilayah di Denpasar, Kuta, Ubud, Sanur, bisa kita pakai tentu kita akan menerapkan dengan hati-hati. Memang harus berani memulai. Saya sudah mencoba sangat baik apalagi warnanya merah sesuai warna saya, jadi sudah saya coba nggak berisik, nggak ada polusi," ujar Koster.

"Kalau itu dihadirkan, saya kira alam Bali itu bersih, warga Bali menghirup udara sehat, mungkin juga tambah usia, paru-paru nggak rusak gara-gara polusi," sambungnya.

Koster juga mengaku sudah melaporkan rencananya ini ke Presiden Joko Widodo saat transit di Bandara I Gusti Ngurah Rai siang tadi. Bahkan, kata Koster, Jokowi usul agar kendaraan listrik ini disubsidi pemerintah.

"Jadi disambut baik, kata pak presiden,'kalau perlu disubsidi pak gubernur'. Saya katakan kalau disubsidi nggak ada uangnya, uangnya dari mana. Jadi kalau perlu dikasih insentif bebasin dari PKB, kalau PKB nanti pendapatan asal provinsinya hilang langsung Rp 900 miliar, terlalu berat pak, mungkin bisa dicarikan skenario lain supaya insentifnya bisa diterapkan di Bali. Buat saya cepat atau lambat kita harus menjalankan kebijakan itu, karena ini betul-betul bagus," papar Koster.

Koster menyampaikan Jokowi dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan Bali dan Jakarta akan jadi proyek percontohan motor listrik. Dia pun mendukung rencana itu.

"Menurut saya tepat, dan saya sangat tertarik untuk itu, cuma harus meyakinkan masyarakat agar tidak kagetan dan cukup adaptif terhadap penggunaan sarana transportasi yang dipakai," tuturnya.

Di lokasi yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan senang dengan semangat Koster menerapkan usulannya itu.

"Kalau bisa segera pak, sistem zonasi dengan kendaraan listrik saya dukung 100 persen," tegasnya.



Jonan juga mengusulkan agar Bali memberlakukan zonasi kendaraan listrik di kawasan padat pariwisata. Dia memberi masukan penerapan kebijakan ini diberlakukan secara bertahap.

"Harapan saya dengan PLTS, terus bapak mau inovasi lain kendaraan listrik, atau mobil listrik kehilangan PAD dan PKB, kalau mau ya pakai zonasi misalnya dari Nusa Dua-Kuta-Seminyak-Sanur itu daerah wisata yang padat sekali kalau motor harus motor listrik, mobil-mobil listrik sudah, coba dikasih waktu pak, setahun atau dua tahun bisa pak," usul Jonan.



Tonton juga video Siswa di Ponorogo Bikin Pembangkit Listrik Bertenaga Bayu:

[Gambas:Video 20detik]


(ams/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com