detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 10:09 WIB

Materai Rekondisi Dijual Sindikat, Begini Cara Bedakan dengan Yang Asli

Farih Maulana - detikNews
Materai Rekondisi Dijual Sindikat, Begini Cara Bedakan dengan Yang Asli Foto: Polres Jaksel tangkap pemalsu materai (Farih Maulana)
Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap komplotan pemalsuan materai dengan modus rekondisi dari materai bekas pakai. Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat ketika hendak membeli materai.

Salah satunya cara untuk membedakan materai asli dengan yang palsu, yakni dengan melihat hologramnya. Materai palsu tidak memiliki hologram.

"Tentu setelah diadakan penyidikan itu beda antara yang palsu dan asli ada perbedaan-perbedaan dari segi warna maupun bentuk dan hologramnya berbeda," ujar Kapolres Metro Jaksel, Kombes Bastoni Purnama, Rabu (21/8/2019).

Sedangkan untuk mengetahui materai rekondisi, perlu kejelian tersendiri. Caranya yaitu dengan dekatkan materai ke sinar lampu untuk mengetahui apakah terdapat bekas stampel atau tidak.



Menurut Bastoni, jika materai asli kondisinya akan lebih bersih dan rapih. Beda dengan materai yang sudah direkondisi yang cenderung sedikit kotor dan punya bekas lem di belakangnya.

"Kalau yang materai palsu warnanya beda dari segi keterangan, ketebalan, bentuk hologramnya juga beda. Kalau siang mungkin kelihatan bedanya degan yang asli, kalo malem tidak kelihatan (bedanya)," kata Bastoni.

Dia pun menghimbau agar masyarakat mau membeli materai tersebut di tempat resmi, bukan di warung atau toko kelontong. Jika materai itu terbukti palsu, maka legalitas hukum perjanjian atau pernyataan serta dokumen tidak berlaku.

"Kami Polres Jaksel mengimbau kepada masyarakat supaya hati-hati dalam memberi materai betul-betul dilihat, apalagi di tempat tidak resmi harus betul-betul dilihat apakah materai itu asli atau rekondisi," katanya.

Sebelumnya diketahui, Polres Metro Jaksel menangkap 5 tersangka pemalsuan materai. Para tersangka telah memproduksi ribuan materai palsu dan sudah beraksi selama 2 tahun.





Beredar Materai Palsu, Begini Membedakannya:

[Gambas:Video 20detik]


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com