H-10 Lebaran
Hawa Mudik Telah Terasa
Senin, 24 Okt 2005 10:13 WIB
Jakarta - Lebaran kurang 10 hari lagi. Hari libur dan cuti bersama versi SKB 3 menteri juga baru berlaku mulai 2 November nanti. Tapi, hawa mudik telah terasa sejak akhir pekan lalu. Senin (24/10/2005) arus pemudik juga terus bertambah.Menurut pengamatan detikcom, sejumlah terminal bus Senin pagi ini dipenuhi para pemudik. Misalnya saja Terminal Kampung Rambutan (Jaktim). Para pemudik tampak membawa tas-tas besar dan kardus-kardus. Banyak juga yang membawa anak-anak kecil. Hal yang sama tampak di Terminal Rawamangun dan Terminal Pulogadung (Jaktim). Demikian juga di Stasiun Pasar Senen.Rata-rata yang mudik lebih dulu itu adalah keluarga pekerja sektor informal yang tidak terikat SKB 3 menteri. Tapi ada juga keluarga orang kantoran. "Saya antar istri dan anak saya mudik dulu. Saya mudik tanggal 1 November, setelah jam kantor," kata Anto, yang mengantar keluarganya mudik ke Jawa Tengah di Stasiun Senen. Anto membawa pulang keluarganya pada Jumat (21/10/2005) lalu. Hari Senin ini dia kembali mengantor.Puncak mudik diprediksi jatuh pada Jumat (28/10/2005). Jika ini terbukti, maka banyak orang kantoran yang mengabaikan SKB 3 menteri yang menetapkan hari libur dan cuti bersama pada 2-8 November. Namun pemerintah memprediksi puncak mudik terjadi 1 November alias H-2 karena menunggu gajian di awal bulan.Diperkirakan 16,9 juta jiwa mudik pada musim Lebaran 2005. Jumlah itu naik 6,69 persen dibanding tahun lalu. Pemudik yang menggunakan angkutan jalan diperkirakan 8,98 juta orang, naik 3,56 persen dari tahun lalu. Angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) 2,50 juta orang (naik lima persen), kereta api 2,70 juta orang (naik lima persen), laut 0,88 juta orang (naik tiga persen), dan udara 1,83 juta orang (naik 35,2 persen).Anda mudik kapan?
(nrl/)











































