Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto, menjelaskan lewat keterangan yang diterima detikcom, Selasa (20/8/2019).
Baca juga: Lapas Sorong Dibakar, 258 Napi Kabur |
"Rangkaian kejadian situasi keamanan di Papua Barat berimbas pada Lapas Sorong," kata Ade.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Telah terjadi pembakaran dan penjebolan tembok lapas sehingga terjadi pelarian," kata Ade.
Berikut ini urutan peristiwa kerusuhan di Lapas Sorong pada Senin (19/9) kemarin:
Pukul 13.00 WIT, terjadi teriakan di dalam lapas dan petugas mampu meredakan situasi.
Pukul 15.00 WIT, napi atau tahanan membuat kericuhan.
Pukul 16.15 WIT, terjadi pelemparan batu dari samping lapas sehingga memprovokasi warga binaan.
- awalnya membalas lemparan
- beralih menjadi melempar dan menyerang petugas
- di rentang waktu 15.00-17.00 ini muncul api di salah satu ruangan di lapas. Belum diketahui siapa pelaku pembakaran ini.
Pukul 17.00 WIT, ternyata ada yang menjebol tembok keliling bagian kanan lapas, jendela ruang registrasi. Titik ini dijadikan sarana warga binaan melarikan diri.
- terjadi bentrokan fisik
- jumlah warga binaan jauh lebih banyak, petugas lapas mundur
Pukul 19.00 WIT, situasi mulai kondusif
- pendataan dilakukan terhadap warga binaan
- pemadaman api oleh petugas pemadam kebakaran
Video Lapas Sorong Terbakar, Kemenkum HAM: Provokasi Pendemo:
(dnu/fjp)











































