detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 20:03 WIB

Pencurian Motor di CFD Bekasi, Pelaku Hipnotis Korban dengan Emas

Isal Mawardi - detikNews
Pencurian Motor di CFD Bekasi, Pelaku Hipnotis Korban dengan Emas Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Bekasi - Aksi pencurian motor terjadi di hari bebas kendaraan (car free day) Bekasi. Modusnya, pelaku berpura-pura meminjam motor dengan jaminan sebuah emas.

Peristiwa itu terjadi pada pergelaran CFD di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Sekatan, Kota Bekasi, Minggu (18/8) pagi. Mulanya, Panadit Gotama (20) bersama rekannya, Aldi (23), hendak pulang setelah berolahraga.

Keduanya menuju tempat parkir motor. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seseorang yang mengaku baru menemukan emas.

"Pertamanya sih itu orang nemu barangnya di tanah, ada bungkusan kertas gitu, dalamnya emas. Terus Aldi ngelihat, saya nggak ngelihat, dia tahu kalau Aldi ngelihat. Dia (pelaku) bilang, gimana nih, saya nemu emas daripada kasih satpam? Saya bilang kasih satpam saja, dia nggak percaya, takutnya emasnya diambil sama satpam," ujar Panadit saat dihubungi, Senin (19/8/2019).

Pelaku bersiasat untuk menjual emas itu dan membagi tiga hasil keuntungannya. Panadit dan temannya sama-sama dijanjikan pelaku mendapatkan jatah.

"Dia ngajak kita ngobrol bertiga di tempat sepi. Kita omongin kita bagi tiga hasilnya. Terus lama-lama, saya kaya orang bingung gitu, katanya harga emas Rp 3,6 juta bagi tiga jadi Rp 1,2 juta. Lama-lama dia minta anterin pulang mau ambil duit buat dibagi ke kita. Jatah Aldi Rp 1,2 (juta), saya Rp 1,2 (juta)," ujar Panadit.

Pelaku berjanji akan langsung membayar jatah Panadit dan temannya sebanyak Rp 1,2 juta. Namun ia minta diantarkan ke ATM untuk mengambil duit. Korban setuju mengantar pelaku.



Sesampai di Gang Mawar, kawasan Proyek, Bekasi Timur, Kota Bekasi, pelaku berdalih pura-pura ke ATM untuk ambil duit. Namun uangnya tak cukup.

Ia meminjam motor Panadit untuk pulang ke rumahnya dengan alasan mengambil kartu ATM lainnya, sementara Panadit bersama rekanya menunggu di ujung Gang Mawar.

"Dia mau pulang, kayanya mau ambil duit, karena duitnya di dompet nggak cukup. Dia mau ambil ATM yang ada duitnya katanya, kartu ATM-nya ada di rumahnya. Dia minjem motor saya, ya sudah, saya sama Aldi nunggu. Dia kabur (bawa motor)," ujar Panadit.

Selama mengobrol dengan pelaku, Panadit mengaku merasa linglung. "Saya kaya orang bingung, kaya dihiptnotis, jalan (sambil) ngobrol kaya orang baru bangun tidurlah berasanya," ujarnya.

Emas yang diduga palsu itu ada pada Panadit, sementara pelaku berhasil menggondol sepeda motor Mio Soul keluaran tahun 2009 warna merah. "Total kerugian Rp 7 jutaan kali," ujarnya.

Korban menjabarkan ciri-ciri pelaku. "Pas kemarin dia pakai topi warna hitam, celana pendek hitam, sepatu running hitam, pakai kaus hitam, kalung perak, pakai cincin titanium batu hijau, perkiraan umur sudah 30 ke atas," ujarnya. Panadit belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.


(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com