Ombudsman: Listrik Pengurus P3SRS Apartemen Mediterania Dicabut 27 Hari

Ombudsman: Listrik Pengurus P3SRS Apartemen Mediterania Dicabut 27 Hari

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 19 Agu 2019 19:57 WIB
Ilustrasi (Sebastian Pociecha on Unsplash)
Ilustrasi (Sebastian Pociecha on Unsplash)
Jakarta -
Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan terjadi konflik antara pengembang dan warga yang tergabung dalam kepengurusan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS). Teguh menuturkan terdapat beberapa yang listriknya diputus hingga 27 hari.
"Ada warga yang sampai 27 hari sekarang nih listrik sama airnya dimatikan. Padahal dia ini pengurus P3SRS yang dia sahkan," kata Teguh saat dihubungi, Senin (19/8/2019).

Teguh mengatakan warga diminta iuran oleh pengurus sebelumnya di apartemen. Ada ratusan orang yang terdampak dari konflik antarpengurus itu.
"Ada 10 (yang dimatikan listriknya) 5 pengurus, 5 pengawas. Tapi yang lainnya, yang 500 orang, yang membayar ke P3SRS yang baru, yang sah itu, itu mereka digilir setiap hari. Ada yang dimatikan 100 orang, 150 orang. Jadi mereka dipaksa membayar ke pengurus yang lama supaya airnya tidak dimatikan, listriknya tidak dimatikan," jelas Teguh.
Teguh akan menggandeng tim saber pungli untuk menyelesaikan kasus tersebut. Menurutnya, ada indikasi pengurus Apartemen Mediterania yang lama melakukan tindakan yang bukan kewenangannya.
"Kita akan undang Saber Pungli, karena ini ada indikasi si P3SRS sebagai pengurus lama ini kan sudah tidak punya kewenangan. Tapi mereka masih menarik iuran dari warga dan memaksa kalau warga tidak membayar ke rekening mereka," jelasnya.


(fdu/dkp)