Siap-siap! Tarif Listrik Naik
Minggu, 23 Okt 2005 15:59 WIB
Jakarta - Beban masyarakat akan segera bertambah lagi. Sebab, pemerintah melalui PT PLN telah merencanakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) mulai 1 Januari 2006. Persentase kenaikannya masih akan dibahas dengan DPR."Minggu ketiga November mendatang kita akan membahas bersama dengan pemerintah dan PLN berapa persentase kenaikan. Kita akan membedah habis di sana. Jangan sampai masyarakat yang sudah tidak berdaya makin tidak berdaya akibat kenaikan TDL," kata anggota Komisi VII DPR RI Ramson Siagian di Kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (23/10/2005).Ramson memberitahukan, pekan lalu Panja A Panitia Anggaran telah memutuskan pemberian subsidi sebesar Rp 15 triliun kepada PLN, ditambah Rp 2 triliun untuk cadangan. Subsidi ini terpaksa dialokasikan untuk mengantisipasi tingginya kenaikan TDL pada awal tahun 2006 nanti. Sebab, jika tidak ada subsidi terhadap listrik, pemerintah mengusulkan kenaikan TDL hingga 70 persen."Kalau tidak ada subsidi, kenaikan bisa mencapai 70 persen. Sebab sumber utama energi listrik dari BBM. Karenanya kemarin kita putuskan pemberian subsidi Rp 17 triliun agar kenaikan tidak terlalu tinggi," tambahnya.Dari subsidi yang disiapkan sebesar Rp 17 triliun tersebut, FPDIP berharap pemerintah dalam hal ini PLN hanya menaikkan tarif listrik bagi konsumen yang menggunakan daya di atas 1.300 VA. Sementara konsumen yang menggunakan daya 450 VA dan 900 VA tidak ada kenaikan sama sekali."Kita akan berjuang agar yang menggunakan daya 450 sampai 900 VA itu tidak naik. Karena pengguna daya tersebut masyarakat menengah ke bawah yang saat ini lagi kesulitan akibat kenaikan BBM," tegasnya.
(san/)











































