Melihat Meriahnya Lomba Panjat Pinang di Kalimalang

Zakia Liland Fajiani - detikNews
Sabtu, 17 Agu 2019 16:15 WIB
Panjat pinang di Kalimalang. (Zakia/detikcom)
Panjat pinang di Kalimalang. (Zakia/detikcom)
Jakarta - Tradisi panjat pinang di saluran Kalimalang, Jakarta Timur, masih menjadi area hiburan tahunan warga setiap kali perayaan HUT Republik Indonesia (RI). Warga berbondong-bondong menyaksikan peserta lomba berjalan meniti untuk meraih hadiah di ujung pinang.

Untuk diketahui, lomba panjat pinang di Kalimalang ini tidak lumrah. Tradisinya, posisi pinang dibuat tidak tegak lurus ke atas, melainkan membentang di saluran Kalimalang.

Meski namanya tetap panjat pinang, peserta harus berjalan meniti menuju hadiah. Permainan semakin seru lantaran pinang yang dioles oli. Jadi kondisi pinang licin dan tak jarang peserta lomba jatuh ke saluran Kalimalang.



"Karena bantaran sekarang ada betonnya, jadi untuk safety kurang. Sekarang diganti titian pinang, jadi kalau jatuh bisa ke air aja sih," kata anggota Panitia Semarak Kalimalang Eko Ariyanto di lokasi lomba, Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (17/8/2019).

Eko mengatakan antusiasme warga menyaksikan tradisi panjat pinang di Kalimalang tahun ini meningkat. Selain lomba panjat pinang, Semarak Kalimalang mengadakan lomba gebuk bantal.

"Kita kerja sama UMKM yang menambah antusias warga dan mungkin jadi timbul macet juga," jelasnya.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, menurut Eko, sempat membuka agenda perlombaan panjat pinang ini. Pesan Anwar adalah perlombaan harus dijadikan pintu persatuan antarwarga.

"Karena kemarin kita habis pemilu, hilangkan isu-isu pemilu, kita bersama-sama dalam acara ini bisa berbaur lagi, bisa enjoy lagi, bisa bareng-bareng bangun di wilayah masing-masing," papar Eko.



Pantauan detikcom di lokasi, warga memadati area perlombaan. Tidak sedikit warga yang sedang melintas memarkirkan kendaraannya untuk melihat kemeriahan lomba panjat pinang.

Hadiah yang disediakan panitia di ujung antara lain sepeda, rice cooker, dan kipas angin. Tawa penonton pecah ketika salah satu peserta tercebur ke saluran Kalimalang akibat tergelincir saat meniti pinang.

Eko menjelaskan rencananya pada tahun ini diadakan lomba menangkap bebek. Namun lomba itu batal dilaksanakan karena suatu kendala.

"Tapi insyaallah tahun depan kita akan adakan, lomba tangkap bebek sama lomba makan kerupuk terpanjang, sama yang pakai perahu gitu, lomba perahulah," ujar Eko. (idn/idn)