Polisi Masih Mendalami Kasus Penemuan Bahan Peledak di Kaltim
Minggu, 23 Okt 2005 09:20 WIB
Jakarta -
Terkait dengan penangkapan empat orang dan penyitaan bahan peledak dalam jumlah yang besar di Kalimantan Timur, Polisi masih terus melakukan pendalaman atas kasus tersebut."Kita masih menunggu informasi terkini dari pihak Polda Kalimantan Timur," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko ketika dihubungi detikcom Minggu (23/10/2005).Soenarko juga belum dapat menjelaskan lebih rinci prihal penangkapan atau penahanan terhadap empat orang tersebut. "Kita belum dapat menjelaskan," singkatnya.Empat orang yang ditangkap Polda Kalimantan Timur itu terdiri dari tiga perempuan dan seorang laki-laki. "Saat ini mereka ditahan," kata Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Djoshua Sitompul seperti dikutip dari BBC, Sabtu (22/10/2005). Bahan peledak yang ditemukan itu seberat 175 kg. Bahan peledak itu sudah siap dibuat bom, bahkan telah dipasangi detonator. Selain bahan peledak itu, polisi juga menemukan 1.000 meter kabel dan 900 detonator. Polisi menemukan bahan peledak ini saat melakukan pengetatan operasi pasca bom Bali II. Sebenarnya, saat berada di Nunukan, rombongan tersangka berjumlah delapan orang. Namun, polisi hanya berhasil menangkap empat di antara mereka. "Empat lainnya kabur dan kita masih mengejar," kata Kapolda Kaltim.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































