Pantauan detikcom, terlihat 9 orang diantarkan 2 penyidik di Jalan Gerbang Pemuda, Jumat (16/8/2019). Sembilan orang itu langsung disambut massa buruh dan rekan-rekannya.
Terlihat salah satu orang berkaca-kaca ketika dipeluk temannya. Kemudian sebagian dari mereka sempat menjelaskan penangkapan tersebut.
"Iya barusan dibebaskan ada 9 orang, dari kelompok mahasiswa, pemuda, dan buruh. Kita sangat menyayangkan insiden di ruang demonstrasi, di mana rakyat menyampaikan aspirasi, gimana mendengarkan apa yang menjadi kepentingan rakyat, kan gitu," kata Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining kepada detikcom di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat.
Nining mengatakan sejauh ini semua anggota massa sudah dibebaskan. Namun, menurutnya, masih ada 5 handphone yang belum dikembalikan pihak kepolisian.
"(Sebanyak) 12 orang siang tadi dan 9 orang malam ini tentu tadi saya masih komunikasi ada 5 orang yang HP-nya masih ditahan di pihak kepolisian," ucapnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa yang ditangkap, Hafiz, mengaku sempat mengalami intimidasi. Ia juga menjelaskan alasan polisi menangkap karena hendak demo saat pidato kebangsaan Presiden.
"Di perjalanan ada kekerasan intimidasi, ya fisik, tadi di Polda diinterogasi aja sih, karena mau demo, alasannya tanggal 16, besok 17 Agustus, dan ada pidato kebangsaan gitu," ucap Hafiz. (rvk/rvk)











































