Gus Dur: Pemerintah Jangan Turut Campur Masalah Pesantren

Gus Dur: Pemerintah Jangan Turut Campur Masalah Pesantren

- detikNews
Sabtu, 22 Okt 2005 20:20 WIB
Jakarta - Kritik terhadap pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar melakukan pengawasan terhadap beberapa pesantren terus berdatangan. Kini, kritik itu datang dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang meminta pemerintah tidak turut campur dalam masalah penanganan pesantren."Biarkan pesantren mengatur dirinya sendiri. Untuk urusan pengawasan pesantren hendaknya pemerintah menyerahkan kepada masyarakat," kata Gus Dur usai menerima rombongan biro antar bangsa majelis tertinggi Partai UMNO Malaysia, Di Kantor DPP PKB Jl Kalibata Timur I, Jakarta, Sabtu (22/10/2005).Ketua Dewan Syuro PKB ini juga menjelaskan, bahwa pesantren memiliki arti yang penting bagi masyarakat terutama umat Islam. "Dulu pada masa Orba kita direpresi oleh pemerintah. Tapi pesantren bisa menjadi penahan atas represi tersebut. Bahkan, kalau rakyat mau belajar tentang kejujuran dia bisa tinggal di pesantren," tuturnya.Namun, Gus Dur mempersilakan pemerintah jika ingin menganggap kalau pesantren sebagai organisasi yang ekstrim. "Itu terserah pemerintah. Tapi kalau soal pengawasan ya jangan, soalnya itu sudah menjadi urusan masyarakat.Kalau masyarakat menganggap pesantren itu jelek tentu tidak akan masuk ke pesantren itu," tandasnya. (ahm/)


Berita Terkait