Inggris Konfirmasikan Kasus Pertama Flu Burung
Sabtu, 22 Okt 2005 15:55 WIB
Jakarta - Kekhawatiran Inggris soal flu burung jadi kenyataan. Kasus pertama sudah dikonfirmasikan. Seekor burung yang mati di kandang karantina dideteksi memiliki strain flu avian. Hal ini disampaikan Departemen Lingkungan, Pangan, dan Pedesaan Inggris seperti dikutip dari Ananova, Sabtu (22/10/2005).Sejumlah tes telah dilakukan terhadap seekor burung yang diimpor dari Amerika Selatan, yang tiba di Inggris bulan lalu, dan mati beberapa hari yang lalu.Lebih dari 300 burung dikandangkan di unit karantina biosecure, yang lokasinya tertutup untuk manusia.Meski demikian Uni Eropa masih menetapkan Inggris berstatus bebas penyakit. "Sebab penyakit itu teridentifikasi pada burung impor selama karantina," jelas Kepala Dokter Hewan Debby Reynolds.Menurut dia, insiden ini menunjukkan pentingnya kesolidan sistem karantina Inggris. Ditegaskan dia, sebenarnya sangat sulit manusia tertular flu burung. Namun demikian, mereka yang kontak dengan burung impor tersebut telah diberikan antivirus.Burung yang positif terkena flu burung itu merupakan bagian dari campuran kiriman berupa 148 burung nuri dan soft bills dari Suriname, Amerika Selatan pada 16 September. Mereka disatukan juga dengan 216 burung dari Taiwan.
(sss/)











































