Polisi Halau Massa yang Hendak Demo di DPR, Lalin Jl Gatot Subroto Macet

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 16 Agu 2019 12:51 WIB
Massa buruh hendak menuju gedung DPR. (Alfons/detikcom)
Jakarta - Massa buruh hendak menggelar aksi demo di depan gedung DPR RI siang ini, tapi iring-iringan kendaraan mereka dihalau polisi. Semua kendaraan yang mengarah ke gedung DPR dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda.

Pantauan detikcom di simpang pertigaan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019), terlihat massa dari Komunitas Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) berkumpul sekitar pukul 12.10 WIB. Massa buruh ini masih tertahan di simpang pertigaan Jalan Gatot Subroto.

Polisi Halau Massa yang Hendak Demo di DPR, Lalin Jl Gatot Subroto MacetMassa buruh hendak menuju gedung DPR. (Alfons/detikcom)

Massa aksi ini terlihat mengenakan baju merah dan membawa beberapa atribut bendera bertulisan 'Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003'. Selain itu, terlihat spanduk di mobil komando bertulisan 'Tolak revisi UUK Versi Pengusaha dan Pemerintah, Indonesia Bukan Milik Kaum Modal'.

Sejauh ini massa tidak diperkenankan melintas menuju arah gedung DPR RI. Terlihat puluhan polisi Sabhara menghalangi dan menutup Jalan Raya Gatot Subroto.


Akibat pengalihan ini, kondisi lalu lintas di Jalan Gatoto Subroto yang mengarah ke Jalan Gerbang Pemuda macet. Seluruh kendaraan dari arah timur menuju barat dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda.

Sementara itu, salah satu massa aksi mengimbau agar mobil-mobil massa diparkirkan di tempat lain. Namun ia menegaskan agar massa buruh tetap di lokasi.

"Yang bawa mobil diparkirkan dulu ke depan, untuk mobilnya diparkirkan di depan, untuk massanya tetap bertahan di sini," kata orator melalui pengeras suara mobil komando.

Polisi Halau Massa yang Hendak Demo di DPR, Lalin Jl Gatot Subroto MacetMassa buruh hendak menuju gedung DPR. (Alfons/detikcom)

Hingga saat ini, massa masih bertahan di pertigaan Jalan Gatot Subroto. Pihak kepolisian masih belum mengizinkan massa bergerak menuju gedung DPR RI.

Sebelumnya diberitakan, Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) berencana melakukan demonstrasi menolak revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003. Aksi ini rencananya digelar di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jumat (16/9).


"Tanggal 16 (Agustus) besok ini awal aksi dalam rangka penolakan revisi UU 13 yang dilakukan oleh Gebrak. Kalau estimasi, kemarin kita perkiraan kita ya sekitar 5000-an. Kita akan upayakan, kalau bisa lebih, lebih," kata Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah di kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (13/8). (maa/hri)