detikNews
2019/08/16 08:31:06 WIB

Round-Up

Kisah Batalnya Calon Paskibraka Jadi Perhatian Menpora

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Kisah Batalnya Calon Paskibraka Jadi Perhatian Menpora Foto: screenshoot video
Jakarta - Kisah Koko Ardiansyah gagal menjadi anggota Paskibaraka tingkat Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara viral di media sosial. Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang tengah berada di Madinah, Arab Saudi mengkonfirmasi langsung ke Koko soal hal tersebut.

Kabar gagalnya Koko menjadi anggota Paskibraka ini viral di media sosial setelah video yang menggambarkan pengakuan Koko beredar. Dalam video tersebut Koko menjelaskan jika dirinya telah menjadi anggota Paskibraka dan telah mengikuti beberapa proses. Namun tiba-tiba namanya tidak ada di daftar anggota Paskibraka.

"(Latihan) LKBB-nya pun hari pertama, baru hari keduanya masuk ke tahap fisik, dari mulai hari pertama sampai akhir fisik terus, baru yang terakhirnya itu LKBB-nya. Terus setelah itu lah, tahap terakhir itu, abis itu pengumuman dikasih ke sekolah nama saya di nomor 29 sudah ikut pengukuran baju pengukuran sepatu, terus terakhir karantina nama saya tidak ada dikeluarkan," kata Koko dalam video yang beredar di media sosial.


Koko mengaku tidak mengetahui apa alasan dirinya digantikan dari anggota Paskibraka. Dia mengaku sedih dan kecewa karena secara tiba-tiba dikeluarkan dari anggota Paskibraka.

"Untuk panitia kalau bisa yang lebih adil lagi itu kak. Kalau memang menggantikan saya, digantikan yang ikut seleksi yang lebih pantas dari saya, jangan yang nggak ikut seleksi dimasukkan waktu karantina," tuturnya.

Koko pun mengungkapkan jika sosok yang menggantikan dirinya sebelumnya tidak pernah mengikuti seleksi dan karantina anggota Paskibraka.

"Nggak pernah (mengikuti seleksi anggota paskibraka)," kata Koko.

Dalam video itu Koko juga menduga ada kecurangan di balik kegagalannya masuk formasi Paskibraka Kabupaten Labuhanbatu.

Namun di tengah ramainya video curhatnya itu, Koko memberikan klarifikasi melalui video lainnya. Dalam video yang diunggah pada Kamis (15/8/2019) itu, Koko mengklarifikasi dan menyatakan dirinya merupakan calon anggota cadangan. Video tersebut di-posting di akun Instagram @poetralabura dan YouTube.

"Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya di situ hanya sebagai cadangan. Kemarin itu saya sudah tahu bahwa ada yang dikirim ke provinsi dua orang putra," kata Koko dalam video tersebut.

Dalam video itu, Koko menjelaskan ada dua orang yang mengikuti seleksi calon anggota Paskibraka dari provinsi dan hanya satu orang yang berhasil lolos. Sedangkan satu orang lagi kembali bertugas di kabupaten.

Koko menyadari posisinya sebagai anggota cadangan kedua, sehingga ia tetap tidak bisa masuk sebagai anggota Paskibraka perwakilan Labuhanbatu.

"Saya itu sudah tahu kalau bahwasanya ada yang dikirim ke provinsi, dua orang putra dan yang lulus di provinsi itu cuma satu orang. Dan karena cuma satu, yang satu lagi balik lagi tugas di kabupaten, dan karena saya di posisi cadangan kedua, nama saya yang digantikan oleh putra yang dari provinsi itu yang gagal masuk," kata Koko.


Koko juga mengklarifikasi berita yang memuat kabar bahwa ibundanya menjahit baju Paskibraka dengan cara mengutang. Koko meminta maaf atas kehebohan dirinya terkait kegagalan menjadi anggota Paskibraka.

"Jadi saya ingin klarifikasi berita yang menambahkan kalau ibu saya mengutang untuk menjahit baju itu, itu bohong. Dan untuk bapak Dinas Kepemudaan Olahraga saya minta maaf untuk kemarin berita viral tersebut karena saya pun belum tahu soal berita yang dua orang yang lolos dari perwakilan kabupaten untuk mewakili seleksi di provinsi yang jebol cuma satu," ucap Koko.

Koko mengaku telah bertemu dengan Kadispora setempat untuk dijelaskan duduk perkaranya.

"Dan saya sudah bertemu Pak Kadispora dan sudah menjelaskan semua bahwa yang gantikan saya putra dari salah seorang putra yang mewakili paskib Kabupaten Labuhan Batu yang tes di provinsi yang tidak jebol dan mungkin sekian klarifikasi," kata Koko.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com