Moeldoko: Pemerintah Bakal Lebih Keras ke Pelanggar Karhutla

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 15 Agu 2019 21:44 WIB
Kepala Staf Presiden Moeldoko. (Grandyos Zafna/detikcom)
Kepala Staf Presiden Moeldoko. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan tidak pandang bulu kepada pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah akan menindak tegas pelaku.

"Saya sudah bicara panjang-lebar dengan Menteri Kehutanan, kita akan melakukan tindakan yang keras. Lebih keras lagi terhadap para pelanggar itu. Apakah itu korporasi, apakah itu perorangan," ujar Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019).


Karhutla terjadi di beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga sudah mengecek langsung ke lokasi.

Moeldoko mengatakan kali ini jumlah titik api cukup banyak. Terakhir kali Indonesia mengalami karhutla dalam skala besar adalah pada 2015.


Moeldoko menampik adanya kelengahan pengawasan sehingga karhutla kembali terjadi. Faktor alam disebutnya ikut andil, ditambah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

"Ini alam. El Nino ini telah berlangsung cukup panjang. Sehingga apa yang terjadi sekarang itu karena alam, diperburuk oleh perilaku-perilaku. Perilaku manusia tentunya kan. Ada yang merusak, ada yang korporasi. Tapi suasana alam ini ya panas ini yang dihadapi sekarang," papar eks Panglima TNI tersebut. (dkp/idh)