Tentara AS & Inggris Terus Cari Osama di Reruntuhan Gempa
Sabtu, 22 Okt 2005 11:54 WIB
Jakarta - Gempa yang mengguncang Pakistan, Afghanistan, Kashmir, dan India beberapa waktu lalu menimbulkan korban jiwa di atas 50 ribu orang. AS dan Inggris yakin Osama bin Laden termasuk salah satu korban tewas. Hingga kini, tentara AS dan Inggris terus mencari Osama di balik reruntuhan gempa. Osama, buronan utama AS dan Inggris, diduga bersembunyi di daerah perbatasan Afganistan dan Pakistan. Pimpinan Al Qaeda yang dituding sebagai otak serangan 11 September 2001 di Washington dan New York itu sudah menjadi target sejak beberapa lama. Namun, Osama tetap sulit ditangkap. Terakhir, warga Arab Saudi itu diyakini berada di Balakote, daerah perbatasan Afganistan dan Pakistan. Karena itulah, pencarian oleh tentara AS dan para intelijen Inggris itu dipusatkan di Balakote, dan juga daerah-daerah sekitarnya. Demikian berita yang dikutip dari newkerala.com, Sabtu (22/10/2005). Tentara AS yang dikerahkan untuk mencari Osama di reruntuhan gedung adalah Komando Tentara Khusus. Tentara khusus ini telah diterbangkan dari Markas Tentara AS di Afganistan. Tim dilengkapi dengan peralatan senjata bertekenologi tinggi. Sebelumnya, Presiden Bush juga telah memerintahkan agar militernya melakukan operasi ketat di perbatasan Pakistan-Afganistan, karena di daerah ini diduga sebagai kamp pelatihan anak buah Osama. Sebenarnya hingga saat ini belum terkonfirmasi apakah Osama selamat atau tewas akibat goncangan gempa itu. Sebelum terjadi gempa, tentara AS mendapat sinyal dari satelit bahwa Osama memang berada di kamp pelatihan di perbatasan Afganistan-Pakistan itu.
(asy/)











































