Tim Ahli JK Dengar Wacana Kemendag-Kemenperin Bakal Digabung

Tim Ahli JK Dengar Wacana Kemendag-Kemenperin Bakal Digabung

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 15 Agu 2019 19:16 WIB
Sofjan Wanandi (Ari Saputra/detikcom)
Sofjan Wanandi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kepala Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi memandang baik rencana Presiden Joko Widodo membentuk kementerian baru di periode keduanya. Sofjan mendengar ada wacana penggabungan Kementerian Perdagangan dengan Kementerian Perindustrian serta ada tugas tambahan di Kementerian Luar Negeri.

"Saya pikir baik. Kalau saya lihat apa yang terjadi beliau mau me-merge, misalnya Kementerian Perdagangan dan Perindustrian. Ya (Kementerian) Luar Negeri diberi tugas untuk membantu ekspor. Semua di Mendag selama ini," ujar Sofjan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019).

Rencana penyesuaian kabinet sebelumnya disampaikan Jokowi saat menerima para pemimpin redaksi media. Jumlah kementerian, disebutnya, tetap 34.

"Jadi ini supaya pemerintah sendiri bisa mengoordinasikan lebih baik lagi, prioritasnya. Karena kebanyakan yang ngurus juga nggak efisien. Tadi banyak sekali departemen mengurus UKM. Tak efisien. Saya pikir rencana Jokowi harus kita dukung," kata Sofjan.

Selain itu, Sofjan mendengar ada wacana penggabungan Badan Koordinasi Penanaman Modal dengan Badan Ekonomi Kreatif. Kementerian Kehutanan juga diwacanakan digabung dengan Kementerian Agraria. Namun, kata Sofjan, hal tersebut bisa saja belum final.

"Saya dengar itu, perdagangan industri yang akan diini. Dan saya nggak tahu, saya dengar ada juga rencana mengenai BKPM jadi satu dengan kreatif dan lain-lain. Mungkin juga ada rencana pertanahan dengan kehutanan. Itu diskusi yang belum final. Itu mencocokkan dengan mencari orang yang tepat. Itu yang akan digabung," ucapnya.



(dkp/fdn)