detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 17:28 WIB

Kapolda Metro Ajak Pemuda Jaga Persatuan Pascapemilu Serentak

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kapolda Metro Ajak Pemuda Jaga Persatuan Pascapemilu Serentak Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy di Simposium Demokrasi Indonesia 'Pemilu 2019 dan Kualitas Demokrasi Indonesia'. (Farih/detikcom)
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy mengajak pemuda-pemudi menjaga persatuan pasca-Pemilu 2019. Gatot menegaskan perbedaan bukan halangan untuk bersatu.

"Dari perbedaan itu untuk dijadikan kebersamaan untuk jadi Indonesia yang lebih baik, untuk Indonesia yang bisa dominan di dunia ini, bisa memainkan dalam kancah politik internasional. Besok kiamat sampai hari ini Indonesia masih akan tetap ada. Itu cita-cita kita," ujar Gatot di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019).
Gatot menyampaikan itu dalam Simposium Demokrasi Indonesia 'Pemilu 2019 dan Kualitas Demokrasi Indonesia' yang digelar oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Dia mengingatkan bahwa pemuda merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan.

"Pemuda-pemuda yang nanti akan memimpin bangsa ini ke depan mau jadi apa. Indonesia itu ditakdirkan berbeda oleh Allah SWT," ujarnya.

Gatot lalu berbicara mengenai evaluasi pengamanan pemilihan presiden dan wakil presiden yang menimbulkan potensi memecah belah bangsa. Namun, kata Gatot, polisi sudah menempuh langkah-langkah strategis untuk mengurangi potensi itu menjadi besar.

"Tentunya ke depan terkait dengan pemilu ini kita melihat potensi-potensi apa yang menjadi gangguan. Nah ini yang perlu kita evaluasi, seperti apa isu-isu yang berkaitan, isu sensitif yang perlu kita jaga sekali. Karena ini berbahaya terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Ini kita minimalisir," kata Gatot.


Gatot mengatakan tugas menjaga kesatuan dan persatuan bangsa itu bukan hanya tugas polisi. Seluruh komponen masyarakat harus bersama-sama menjaga keutuhan bangsa.

"Oleh karena itulah kita perlu menjadi cooling system, kalau ada pihak tertentu di dalam pemilu ini menggunakan kesempatan ini kesempatan itu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa kita ingatkan mereka," katanya.

Gatot juga mengajak seluruh masyarakat saling menjaga sikap toleransi pascapemilu. Hal itu, menurut Gatot, untuk menggaungkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa agar tetap utuh.

"Sehingga nanti diharapkan pada satu titik, kita betul-betul sudah menghasilkan pemilu yang betul-betul sesuai dan diharapkan dengan masyarakat yang sesuai dengan demokrasi," pungkasnya.
(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com