3.000-an Orang Serbu Bazar Murah PDIP, LA Macet Total

3.000-an Orang Serbu Bazar Murah PDIP, LA Macet Total

- detikNews
Sabtu, 22 Okt 2005 11:15 WIB
Jakarta - Paket sembako seharga Rp 40 ribu dilego cuma Rp 10 ribu. Wow! Siapa nggak ngiler. 3.000-an Warga pun menyerbu bazar murah yang digelar PDIP. Alhasil...lalu lintas macet total.Warga sudah mulai berdatangan sejak pukul 07.30 WIB di halaman kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (22/10/2005). Padahal loket baru dibuka pukul 09.00 WIB.Tumpleknya warga di lokasi tersebut menyebabkan kemacetan di daerah yang biasa disebut LA itu (dengan ejaan Inggris, seperti sebutan untuk kota Los Angeles). Bahkan kemacetan berdampak hingga Tanjung Barat dan Depok.Namun hal itu tidak menyurutkan antusias warga untuk mendatangi kantor PDIP. Bahkan jumlah warga kian bertambah. Mereka berdatangan dengan transportasi umum maupun sepeda motor.Paket sembako yang menggiurkan itu sendiri terdiri dari 2 kg gula pasir, 2 kg beras, 1 kg minyak sayur, 1 kg tepung terigu, dan 10 bungkus mi instan.Warga harus membeli kupon lebih dulu di loket, barulah kemudian ditukar dengan paket sembako."Kita menyediakan 5.000 kupon. Semalam telah dibagikan sebanyak 2.500 kupon. Setengahnya lagi kita jual hari ini untuk warga yang spontan ingin beli," kata Wakil Ketua Panitia Bazar Murah PDIP Ambar.Dituturkan dia, kupon yang telah dibagikan semalam disebar ke beberapa wilayah. Rinciannya, 595 kupon ke Jakarta Selatan, 595 ke Jakarta Timur, 460 ke Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, 360 ke Jakarta Utara, 490 ke Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Depok."Apabila nanti kupon sudah habis terjual tapi masih banyak warga yang berminat, panitia akan menjual paket 10 mi instan seharga Rp 2.000," kata Ambar.Tapi bila semua warga sudah mendapatkan paket sembako, maka paket 10 mi instan akan dijual keliling ke tiap-tiap lampu merah dan kolong jembatan, dengan daerah prioritas Jakarta Utara."Untuk menghindari antrean panjang, panitia membuka loket-loket penjualan dan pengambilan sembako berdasarkan wilayah," jelas Ambar. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads