Temukan Bom dari Malaysia, Polisi Tahan 4 Orang
Sabtu, 22 Okt 2005 10:24 WIB
Jakarta - Aparat kepolisian menemukan dan menyita bahan peledak dalam jumlah besar di Kalimantan Timur. Bahan pembuat bom itu sedang diselundupkan dari Malaysia. Polisi menahan empat orang. Ada dugaan mereka terkait bom Bali II. Empat orang yang ditangkap Polda Kalimantan Timur itu terdiri dari tiga perempuan dan seorang laki-laki. "Saat ini mereka ditahan," kata Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Djoshua Sitompul seperti dikutip dari BBC, Sabtu (22/10/2005). Bahan peledak yang ditemukan itu seberat 175 kg. Bahan peledak itu sudah siap dibuat bom, bahkan telah dipasangi detonator. Selain bahan peledak itu, polisi juga menemukan 1.000 meter kabel dan 900 detonator. Polisi menemukan bahan peledak ini saat melakukan pengetatan operasi pasca bom Bali II. Menurut Kapolda, para tersangka itu berasal dari Pare Pare, Sulawesi Selatan. Mereka sebenarnya akan menuju Tawau, Malaysia bagian timur. Namun, saat tiba di Nunukan, Kalimantan Timur, keempat orang itu tepergok aparat kepolisian dan langsung ditangkap. "Kita masih melakukan investigasi terhadap kasus ini untuk menentukan apakah empat tersangka ini memiliki kaitan dengan kasus-kasus bom sebelumnya, termasuk Bali, atau tidak," kata Kapolda. Kapolda menjelaskan, sebenarnya, saat berada di Nunukan, rombongan tersangka berjumlah delapan orang. Namun, polisi hanya berhasil menangkap empat di antara mereka. "Empat lainnya kabur dan kita masih mengejar," kata dia. Lebih lanjut, Kapolda menyatakan polisi sedang mencari seseorang berinisial AM. Orang ini diduga sebagai si empunya bahan peledak itu.
(asy/)











































