detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 11:46 WIB

Warga Keluhkan Bau Pesing di Trotoar Menuju Stasiun MRT Lebak Bulus

Farih Maulana Sidik - detikNews
Warga Keluhkan Bau Pesing di Trotoar Menuju Stasiun MRT Lebak Bulus Warga menutup hidung saat melintasi trotoar menuju Stasiun MRT Lebak Bulus (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Trotoar di Jalan Lebak Bulus Raya, Jakarta Selatan akhir-akhir ini dikeluhkan warga. Kawasan yang menuju ke Stasiun MRT dan Halte TransJakarta Lebak Bulus dikeluhkan lantaran sering tercium bau pesing.

Pantauan detikcom, di trotoar Jalan Lebak Bulus Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019) para pejalan kaki lalu-lalang hendak menuju Stasiun MRT atau Halte Trans Jakarta Lebak Bulus ataupun sebaliknya. Tampak para pejalan kaki itu ketika melintasi trotoar menggunakan masker atau penutup hidung serupa lainnya.



Terlihat warga yang tidak menggunakan masker langsung menutup hidungnya dengan menggunakan tangan. Bau pesing tercium saat angin bertiup. Namun, tak berselang lama bau itu hilang lagi.

Pejalan kaki bernama Dika Keaton (27) menuturkan ketika melewati kawasan itu dirinya merasa terganggu lantaran bau pesing yang menyengat. Bau tersebut kata Dika, lebih menyengat apabila malam hari.

"Ya jelas nggak nyaman ya, ganggu juga buat pejalan kaki. Hampir sepanjang trotoar ini sih, suka kecium bau pesing," ujar Dika saat ditemui detikcom di lokasi.

Warga Keluhkan Bau Pesing di Trotoar Menuju Stasiun MRT Lebak BulusFoto: Farih Maulana Sidik/detikcom


Dika tidak tahu persis bau pesing itu berasal dari mana. Namun, kata Dika, bau tersebut dicurigai adanya orang-orang yang kencing sembarangan di sekitar lokasi lantaran jauh dari fasilitas toilet umum.

"Ya lebih dibersihkan lagi deh, dijaga juga kan. Kalau malem disini juga jauh ke toilet, mungkin orang-orang kebelet, kencing sembarangan," katanya.



Senada dengan Dika, pejalan kaki bernama Reza (25) menyebut dirinya sering mencium bau tak sedap ketika melintas di trotoar itu. Dirinya pun merasa terganggu.

"Ganggu banget ya, apalagi saya pejalan kaki disini ke ganggu rasanya," kata Reza.

Sementara, pejalan kaki lain bernama Anita (22) berharap keresahan pejalan kaki itu bisa segera direspon oleh pihak yang berkaitan.

"Harapannya sih supaya secepatnya diatasi, dicari tau penyebabnya, dibersihkan biar orang-orang juga nyaman kan lewat sini," ujar Anita.
(mae/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed