detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 10:49 WIB

Sambut HUT RI, Kemendikbud Gelar Lomba Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Asing

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Sambut HUT RI, Kemendikbud Gelar Lomba Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Asing Kemendikbud gelar lomba bahasa Indonesia. (Foto: Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar lomba berbahasa Indonesia bagi mahasiswa asing. Acara ini diikuti oleh 31 mahasiswa dari 17 negara yang sudah lolos seleksi.

"Jadi acara ini mengundang juara lomba pidato dan bercerita dari 17 negara, kemudian mereka didatangkan ke Indonesia untuk mengikuti rangkaian apresiasi pemenang lomba pidato dan bercerita. Rangkaian kegiatannya di Jakarta dan Yogyakarta, dari tanggal 14-21 Agustus. Ada 31 mahasiswa dari 17 negara," ujar koordinator lomba, Iyus Yusuf, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).



31 mahasiswa yang lolos seleksi di antaranya berasal dari China, Filipina, Thailand, Jepang, Mesir, Perancis, Jerman, Australia, hingga Kanada. Selain kemampuan berbahasa, syarat untuk mengikuti lomba ini adalah mereka bukan keturunan Indonesia dan tidak pernah tinggal d Indonesia selama lebih dari 6 bulan.

"Dalam ketentuan lomba, mereka tidak pernah tinggal di Indonesia selama 6 bulan. Hal itu untuk memberikan kesempatan untuk orang-orang yang mencintai Indonesia, belajar Bahasa Indonesia, untuk mempunyai kesempatan datang ke Indonesia," ujar Iyus.


Kemendikbud gelar lomba bahasa Indonesia.Kemendikbud gelar lomba bahasa Indonesia. (Foto: Adhi Indra Prasetya/detikcom)


Dalam lomba pidato dan bercerita, Iyus menyebut sudah terpilih masing-masing 4 orang peserta terbaik untuk bertanding setelah dilakukan seleksi sebelum tiba di Indonesia. Sementara untuk lomba debat, mereka diharuskan mengikuti serangkaian uji kemahiran berbahasa Indonesia.

"Pagi ini mereka ikut uji kemahiran berbahasa Indonesia untuk menilai level kemahiran berbahasa Indonesia. Dari uji kemahiran tersebut, kita ambil 6 orang dengan nilai tertinggi untuk menjadi peserta lomba debat pada siang nanti. Pemenangnya akan diumumkan saat acara makan malam di Museum Nasional," ujar Iyus.

Selain rangkaian lomba yang selesai pada hari ini sampai 21 Agustus nanti, mereka juga akan mengunjungi berbagai lokasi wisata untuk mengenalkan budaya dan pariwisata Indonesia. Lokasi yang akan dikunjungi antara lain Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kampung Betawi, Museum Nasional, hingga Candi Prambanan.

"Alasan utama mereka mengikuti program ini, mereka ingin mengetahui dan paham kebudayaan Indonesia. Jadi, kunci untuk belajar kebudayaan Indonesia adalah bahasa, jadi mereka harus belajar bahasa Indonesia dulu, baru bisa akses ke kebudayaan kita. Rata-rata semangatnya itu. Budaya kita kan beragam ya," ujar Iyus.



"Selain itu, faktor utamanya pariwisata. Kita punya banyak tempat yang indah dan terkenal, dan itu menarik mereka datang ke Indonesia. Jadi pertama adalah kebudayaan, kedua adalah pariwisata. Jadi kita bisa menarik wisatawan, tapi karena mereka juga harus tahu Bahasa Indonesia, mereka menyadari itu, maka mereka belajar," imbuhnya.

31 mahasiswa tersebut rencananya akan diundang mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus. Sebab Iyus menyebut acara ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke 74.

"Acara ini salah satunya dalam rangka memperingati hari kemerdekaan kita. Tanggal 17 Agustus rencananya mereka akan diundang ke Istana untuk mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia, dan rencananya akan bertemu dan berfoto dengan bapak Presiden Joko Widodo di pagi hari, kemudian sorenya mereka akan berkeliling Jakarta," ujar Iyus.
(idn/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed