Harga BBM Naik, Sebagian Besar Nelayan Makasar Nganggur

Harga BBM Naik, Sebagian Besar Nelayan Makasar Nganggur

- detikNews
Sabtu, 22 Okt 2005 06:13 WIB
Makassar - Apes nian nasib para nelayan di Pelabuhan Paotere, Makassar. Sejak harga BBM naik, sebagian besar para nelayan nganggur alias tak melaut lagi.Pasalnya, sejak tanggal 1 Oktober lalu harga solar memang ikut melambung tinggi. Kini, tiap liter solar harus dibelinya Rp 3 ribu per liter. Padahal, tiap kali turun melaut dibutuhkan sedikitnya 10 liter."Kenaikan harga solar tidak sebanding dengan harga ikan," keluh Sa'bi, salah seorang nelayan ketika ditemui detikcom, Sabtu (21/10/2005).Setelah harga BBM naik, kehidupan Sa'bi kini dirasanya kian berat. "Ikan juga harganya kami naikkan. Tapi, daya beli masyarakat semakin kurang. Karena kebutuhan mereka juga banyak," terang nelayan asal kabupaten Jeneponto ini.Belum lagi, Sa'bi mengungkapkan jikalau setiap hasil tangkapannya selalu dibagi delapan. "Setiap hasil tangkapan kami bagi delapan, karena kan awak kapal ada delapan orang," ungkapnya.Lain halnya dengan Sa'bi, Aleks, nelayan yang telah melaut selama 30 tahun ini kini beralih profesi sejak melambungnya harga solar. "Saya memilih untuk mengayuh becak. Lebih langsung kelihatan hasilnya. Teman-teman yang lain banyak yang memilih seperti saya," ujarnya. Lebih lanjut Alek menuturkan kalau nelayan harus membutuhkan banyak dana tambahan. "Bukan hanya solar. Perbaikan perahu, dan kadang banyak kebutuhan lain. yang jelas, lebih banyak ruginya," jelas Aleks.Di pelabuhan Paotere, aktivitas para nelayan memang tak seramai lagi, bulan-bulan sebelumnya. Tiap pagi, hanya beberapa orang yang nampak menjajakan hasil melautnya. Bahkan, kebanyakan kapal hanya nampak 'nganggur' di pinggir dermaga. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads