Ketua MPR Ingatkan DPR Awasi Kebocoran Uang Negara
Sabtu, 22 Okt 2005 03:51 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengingatkan anggota DPR meningkatkan kinerjanya mengawasi pemerintah dan mencegah kebocoran uang negara seiring membengkaknya jumlah uang tujangan bulanan mereka. "Jelas anggota parlemen harus berempati dengan kesulitan rakyat. Bila mereka mendapat kelebihan, harus digunakan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Caranya dengan meningkatkan kinerja mereka," ujar Hidayat usai acara berbuka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, Jakarta, Jumat (21/10/2005).Diakuinya kenaikan pendapatan bagi anggota DPR sampai Rp 10 juta per bulan suatu ironi di tengah beratnya kesulitan rakyat yang harus menanggung kenaikan BBM. Namun dapat diterima, sepanjang pemanfaatannya adalah meningkatkan peran meraka sebagai legislator.Yaitu memberdayakan konstituen dengan bertanggungjawab. Meningkatkan fungsi kontrol terhadap pemerintah. Dengan demikian mampu menyelamatkan uang negara dari kebocoran. Uang yang nantinya dialokasikan untuk menambah anggaran belanja negara bidang pendikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat lainnya."Dengan adanya rekan DPR yang makin berdaya, saya berharap pada akhirnya check dan balance itu terus berjalan sangat baik," sambung Hidayat. Meski yakin para anggota DPR cukup tahu diri untuk meningkatkan kinerja, Hidayat menyerukan rakyat aktif mengawasi wakilnya di parlemen. Mana di antara mereka yang bekerja lebih baik dan yang ternyata terlena memperkaya diri sendiri."Orang selalu katakan penyimpangan itu karena fasilitas kurang. Sekarang dengan fasilitas yang cukup, rakyat silahkan awasi. Kalau kinerjanya sama saja bahkan lebih buruk, hukum saja. Ya 2009 jangan dipilih lagi," tandasnya.
(mar/)











































