PKB Mau Jadi Oposisi Kritis

PKB Mau Jadi Oposisi Kritis

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2005 21:16 WIB
Jakarta - Ramainya wacana reshuffle kabinet pemerintahan SBY-JK menjadi kesempatan partai-partai untuk menentukan sikap. Sikap PKB akan dilakukan dengan tidak mengikutsertakan PKB dalam pemerintahan SBY-JK. Partai berlambang bola dunia ini akan menjadi oposisi."Ya sudah, nggak masalah kalau tidak diikutsertakan," tegas Yenny Gus Dur saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai sikap PKB dalam pemerinahan SBY-JK dalam sebuah diskusi di Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta Jumat (21/10/2005) Zannuba Arifah Chafsah dengan pangilan akrab 'Yenny' menegaskan, pilihan oposisi PKB bukan lah oposisi buta yang menolak apapun kebijakan pemerintah. Oposisi yang akan dilakukann PKB adalah oposisi yang tetap menghargai dan mendukung kebijakan pemerintah jika kebijakan tersebut berpihak pada rakyat. "PKB itu kritis tapi tetap loyal. Jadi oposisinya tidak hanya kritis," tambah Yenny. Namun demikian pilihan sikap PKB ini ternyata bersyarat, yaitu pemerintahan SBY-JK tidak boleh mengakomodir menteri yang berasal dan mengatasnamakan PKB seperti Alwi Shihab dan Saefullah Yusuf, jika duet pemerintahan SBY-JK tidak mengajak PKB dalam kabinet. "Tapi jangan ada kader yang mengatasnamakan PKB di kabinet," tambah Yenny.Pengurus DPP Partai Golkar Buhanuddin Napitupulu yang juga memjadi pembicara dalam acara ini meminta pemerintahan SBY-JK untuk tetap bertahan dengan format yang ada seperti sekarang. Jika memang menghendaki reshuffle maka politisi Pohon Beringin ini mengususlkan agar pemerintah membuat koalisi permanen dengan partai-partai tertentu sehingga jumlah kekuatan di parlemen menjadi 50 plus 1. "Sekarang yang pasti sudah ada Partai Demokrat dan Partai Golkar. Ya paling tinggal nambah PPP dan PAN. Ini penting agar pemerintah didukung oleh parlemen," kata Burhan. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads